Home / Headline

Sabtu, 14 Juni 2025 - 12:12 WIB

Wabup Buru: Penataan Birokrasi, Ekonomi, dan Tata Ruang Kota Namlea Jadi Prioritas 100 Hari Kerja

Ambon, PT – Wakil Bupati (Wabup) Buru, Soedarmo, SP, M.Si, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Buru telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan dalam 100 hari kerja pertama pasca dilantik oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH, LLM, pada 26 Mei 2025.

Program-program tersebut difokuskan pada tiga sektor utama, yaitu: penataan birokrasi pemerintahan, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan penataan tata ruang Kota Namlea.

“Program 100 hari kerja ini mencakup tiga hal utama yang menyentuh langsung pelayanan kepada masyarakat: penataan birokrasi, peningkatan ekonomi rakyat, dan perbaikan tata ruang kota,” jelas Wabup Soedarmo, Kamis (12/6/2025), di Kantor Gubernur Maluku.

Penataan birokrasi dilakukan berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Hal ini termasuk pengisian formasi jabatan struktural di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga  Yasarini Pengurus Cabang Lanud Pattimura Gelar Acara Syukuran HUT ke-37 Yayasan Ardhya Garini

“Penataan dilakukan sesuai regulasi Menpan-RB agar pemerintahan berjalan efektif dan efisien,” tegas Wabup.

Dalam sektor ekonomi, pemerintah daerah akan melakukan penataan terhadap Pasar Namlea, terminal umum, serta area parkir kendaraan roda dua dan roda empat, guna mendukung aktivitas ekonomi warga.

Wabup menyebutkan bahwa Kota Namlea juga akan menjadi fokus penataan, dengan memperbaiki sistem penerangan jalan, kebersihan lingkungan, serta trotoar bagi pejalan kaki demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Program 100 hari kerja juga mencakup pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari agenda nasional. Lahan seluas 5 hektar telah disiapkan—3 hektar di antaranya telah siap digunakan untuk pembangunan fisik, sementara 2 hektar masih dalam proses pembersihan..

Baca Juga  Pj Walikota Himbau Warga Ambon di Daerah Rawan Bencana Waspada

Soedarmo juga menyinggung Program Koperasi Desa Merah Putih, yang merupakan inisiatif nasional dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Kabupaten Buru menjadi salah satu daerah pelaksana, dengan 82 desa/kelurahan telah membentuk koperasi dan kini dalam proses penyusunan akta pendirian.

“Program 100 hari kerja ini sesuai dengan visi dan misi kami berdua—saya dan Pak Bupati Buru. Semua langkah ini dirancang demi pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Wabup Soedarmo. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

2 PERKARA DAPAT PERSETUJUAN RESTORATIVE JUSTICE, KAJATI APRESIASI LANGKAH JAJARANNYA

Headline

Sinergi Forum Komunikasi Lalu Lintas, Tekan Angka Kecelakaan Dan Fatalitas Korban

Headline

Jasa Raharja Selenggarakan IFG Legal Forum, Perkuat Integritas dan Peran In-House Counsel dalam Opini Hukum

Headline

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kecelakaan Kapal Wisata Tiga Putra di Pantai Malabero, Bengkulu

Headline

Jasa Raharja Hadir dalam Monev Gakkum Korlantas Polri di Polda Sulawesi Selatan, Perkuat Sinergi Keselamatan Lalu Lintas

Headline

KAJATI AGOES SP BERSAMA KELUARGA BESAR KEJAKSAAN TINGGI MALUKU, RAYAKAN IDUL ADHA 1446 HIJRIAH DENGAN PENYEMBELIHAN DAN PEMBAGIAN HEWAN KURBAN

Headline

LEWERISSA : MANFAATKAN POPMAL SEBAGAI AJANG MENEMUKAN ATLET POTENSIAL

Headline

Tsunami 100 Meter Hantam Ambon, Ini Kesaksian Warga Rasakan Kiamat