Home / Economy

Jumat, 1 Agustus 2025 - 20:03 WIB

Talkshow Melek Rupiah: Ligwina Hananto Ajak Masyarakat Maluku Kelola Uang dengan Bijak dan Aman

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Dalam rangka mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat, Bank Indonesia Provinsi Maluku menggelar talkshow bertajuk “Melek Rupiah: Kelola Uang dengan Bijak dan Aman”. Acara ini menghadirkan Ligwina Hananto, CEO dan pendiri QM Financial, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Ligwina Hananto menjelaskan bahwa kata melek berarti terbuka atau sadar. Maka dari itu, melek rupiah berarti menyadari peran penting uang Rupiah dalam kehidupan sehari-hari, dan belajar untuk mengelolanya secara bijak dan aman.

“Kita sebenarnya hidup dalam kondisi berkelimpahan, terutama di Indonesia. Tapi justru karena berlimpah, kita seringkali lengah dalam mengelola uang. Itulah pentingnya literasi keuangan,” ujar Ligwina.

Baca Juga  Pemkot Ambon Gelar Gerakan Pangan Murah Sambut Natal dan Tahun Baru 2025

Ligwina menyampaikan empat prinsip utama dalam pengelolaan keuangan pribadi:

1. Menghasilkan Uang
Dapat dilakukan melalui pekerjaan formal, membuka usaha, atau berdagang. Menurut Ligwina, berdagang tidak selalu butuh modal besar, tetapi membutuhkan karakter dan komitmen.

2. Mengelola Uang
Mengatur pengeluaran agar kebutuhan tercukupi, serta menyisihkan minimal 10% pendapatan sebagai tabungan.

3. Mengembangkan Uang
Melalui investasi seperti reksadana, saham, logam mulia, dan deposito. Namun, Ligwina menegaskan bahwa investasi hanya disarankan bagi mereka yang sudah memiliki keuangan yang sehat.

4. Melindungi Keuangan
Dengan membangun dana darurat dan memiliki asuransi untuk melindungi diri dari risiko finansial yang tidak terduga.

Baca Juga  Dalam Kondisi Hujan, Wakajati Maluku Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Ligwina menyebutkan bahwa masa usia 24–35 tahun adalah laboratorium finansial terbaik dalam hidup. Ini adalah fase di mana seseorang bisa bereksperimen dengan berbagai model usaha sampingan, belajar manajemen keuangan, dan membangun fondasi ekonomi pribadi sebelum memiliki banyak tanggungan atau risiko besar.

“Waktu ini adalah momen emas untuk belajar, salah satunya lewat program Bank Indonesia seperti ini,” tambahnya.

Bank Indonesia Provinsi Maluku terus mendorong inklusi dan edukasi keuangan dengan membuka banyak ruang belajar keuangan di daerah. Masyarakat diajak untuk tidak ragu belajar tentang tabungan, investasi, asuransi, dan perlindungan finansial sejak dini. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Hardiknas 2025, Matitaputty:  Momentum Menguatkan Muatan Lokal Sebagai Jalan Menuju Ekonomi Kreatif dan Jiwa Kewirausahaan

Economy

Tingkatkan Pemahaman Pensiunan Kota Ambon Tentang JKN, BPJS Kesehatan Gelar Sosialisasi

Economy

Bank Indonesia Luncurkan Laporan Perekonomian Indonesia 2025

Economy

Cabai Digital Farming di Maluku Melejit, Produksi Naik 34% Berkat Gerakan Gubernur Lewerissa

Economy

Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Economy

Kolaborasi Pemerintah, Kampus, dan Masyarakat Adat, Rutong Jadi Model Pembangunan Kota Ambon

Economy

Indosat, Nokia, dan NVIDIA Resmikan AI-RAN Research Center, Dorong Inovasi Mobile AI dan Pertumbuhan Digital Indonesia

Economy

Roadshow AJP 2024, Pertamina Gelar Media Brief Bersama Jurnalis Media Papua Maluku