Home / Uncategorized

Selasa, 20 Mei 2025 - 14:05 WIB

SOLISSA MINTA AKUN TIK TOK @SENTER MALUKU LAKUKAN PERMOHONAN MAAF

Ambon – PT- Bertempat di Kediaman Pribadinya, Senin (19/5), Walikota Ambon, Bodewin Wattimena resmi memberikan kuasa kepada Jhon Lenon Solissa, berkaitan dengan Postingan Akun Tiktok @SENTER MALUKU.

Pemberian kuasa kepada Solissa dimaksud, berkaitan dengan dugaan Penghinaan, Pencemaran Nama Baik, Menyerang Kehormatan, dan juga Penyebaran HOAX melalui Media sosial (Red. Akun Tiktok @Senter Maluku).

Solissa mengatakan, Konten yang disebarkan @Senter Maluku melalui akun Tiktok nya memuat gambar dari Bodewin Wattimena tanpa izin terlebih dahulu.

“Ini merupakan suatu tindakan yang dengan sadar berniat untuk menghina, dan atau mencemarkan nama baik klien kami, serta menyerang kehormatannya selaku Walikota Ambon dengan Penyebaran Hoax sebagaimana yang diatur dalam pasal 310 KUHP, Jo Pasal 27,32,45,48 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Terhadap Undang-undang 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” kata Solissa.

Baca Juga  IKB TNS KOTA AMBON GELAR IBADAH PERDANA

Solissa yang merupakan Alumnus Fakultas Hukum Unpatti itu meminta itikad baik dari Akun Tiktok @Senter Maluku untuk melakukan permohonan maaf sekaligus mengklarifikasi terkait konten yang disebarkan tersebut .

“Sebagai Kuasa hukum Bapak Bodewin Wattimena, saya meminta itikad baik dari pemilik Akun Tiktok @Senter Maluku untuk sesegera mungkin melakukan permohonan maaf serta mengklarifikasi terkait konten yang dia sebarkan. dan jika dalam rentan waktu 1 x 24 jam tidak ada itikad baik dari pemilik akun tersebut, maka kami akan menempuh jalur Hukum sesuai dengan Ketentuan Perundang-undangan yang berlaku,” tegas Solissa.

Baca Juga  Jasa Raharja, Korlantas POLRI, dan Akademisi UGM Bahas Penguatan Jaminan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan Angkutan Jalan

Dirinya berharap, kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat, untuk sebijak mungkin dalam penggunaan media sosial.

“Saya berharap ini menjadi pembelajaran dalam menggunakan media sosial, bahwa ternyata kebebasan berpendapat di depan umum, termasuk pada MEDSOS tidak dilarang namun tetap harus berpegang pada norma – norma yang berlaku,” demikian Solissa. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Jasa Raharja Maluku Santuni Ahli Waris Korban Kecelakaan di Ambon

Uncategorized

Pj. Wali Kota Terima Duplikat Bendera Pusaka

Uncategorized

SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA RESMI DIBUKA SEKDA MALUKU

Uncategorized

SERIUS BANGUN MALUKU INTEGRATED PORT, GUBERNUR MALUKU TEMUI MENKO BIDANG INFRASTRUKTUR DAN KEWILAYAHAN

Uncategorized

Pemerintah dan DPR Sepakat RUU BUMN Masuk Rapat Paripurna

Uncategorized

UNESCO Tunjuk Direktur AMO Koordinator Regional Kota Musik Se-Asia Pasific

Uncategorized

Kadinkes Tegaskan Hak – Hak Pegawai Tetap Dibayarkan Sesuai Regulasi

Uncategorized

DANSATROL KODAERAL IX PIIMPIN PENGUKUHAN KOMANDAN KRI KERAPU-812