Home / Kota Ambon / Pendidikan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:17 WIB

SMP Negeri 19 Ambon Bekali Pengurus OSIS dengan Kepemimpinan, Etika, dan Pengendalian Stres

oplus_0

oplus_0

AMBON, PT- SMP Negeri 19 Ambon membekali calon pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) melalui kegiatan Rapat Kerja OSIS dan Latihan Kepemimpinan Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula SMPN 19 Ambon, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Bagian Psikologi Polda Maluku untuk memberikan pembekalan terkait kepemimpinan, pendidikan karakter, etika, serta pengelolaan stres bagi para siswa.

Psikolog Bagian Psikologi Polda Maluku, AKBP Thukul Dwi Handayani, M.Psi., Psi, menekankan pentingnya membangun jiwa kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan menemukan kesalahan orang lain, tetapi juga pada tanggung jawab, pengambilan keputusan, dan kemampuan mengelola berbagai situasi.

Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu menjalankan kewenangan yang diberikan sekaligus bertanggung jawab terhadap amanah yang dipercayakan kepadanya.

“Leadership itu bukan masalah bagaimana mencari kesalahan orang lain, tetapi bagaimana dia bisa memilih dan mengelola semuanya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengurus OSIS perlu memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan juga membangun sikap bertanggung jawab dan menjadi contoh bagi siswa lainnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan adab dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya mendorong anak-anak menjadi pintar, tetapi juga harus membangun etika, sikap saling menghormati, dan kemampuan menata diri.

“Ilmu itu penting, tetapi adab juga penting. Bagaimana mereka menghormati orang tua, menghormati orang lain, dan memahami kehidupan sosial,” jelasnya.

Dalam pembekalan tersebut, persoalan stres pada anak-anak turut menjadi perhatian. Thukul menyampaikan bahwa stres dapat dialami oleh siapa saja, termasuk siswa, sehingga diperlukan kemampuan untuk mengendalikan tingkat stres dan mengembangkan strategi menghadapi tekanan atau coping stress.

Ia berharap, para siswa dapat memiliki kemampuan mengelola diri dengan baik, terutama ketika menghadapi tantangan pergaulan, perkembangan teknologi, dan berbagai tekanan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyampaikan harapan agar generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik serta memiliki karakter dan kepemimpinan yang kuat.

Baca Juga  Kota Ambon Dukung Penuh Operasional Koperasi Desa Merah Putih 

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 19 Ambon, Novi Gaspersz, menjelaskan bahwa proses pemilihan pengurus OSIS tahun ajaran 2026/2027 dilakukan dengan metode yang berbeda dari sebelumnya, yakni secara daring menggunakan fasilitas komputer sekolah.

Dalam proses tersebut, siswa diberikan token dan kata sandi untuk mengakses sistem pemilihan melalui komputer. Setelah masuk ke akun masing-masing, siswa dapat memilih satu dari tiga pasangan calon yang telah mengikuti tahapan presentasi.

Ia menjelaskan, presentasi dari para calon menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi siswa dalam menentukan pasangan calon yang dinilai memiliki loyalitas dan kemampuan memimpin OSIS selama satu periode.

“Anak-anak diberikan token dan password, lalu masuk ke ruang komputer seperti melakukan tes biasa. Setelah membuka akun, muncul tiga pasangan calon dan mereka memilih sesuai kata hati,” ungkapnya.

Menurutnya, mekanisme pemilihan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memberikan pengalaman demokrasi sekaligus melibatkan siswa dalam proses menentukan pemimpin organisasi mereka.

Ia menambahkan, materi Rapat Kerja OSIS dan Latihan Kepemimpinan tahun ini juga disesuaikan dengan tantangan era digitalisasi. Sekolah menilai perkembangan media sosial dan kebiasaan mengakses informasi secara instan perlu diimbangi dengan penguatan karakter serta nilai-nilai psikologis dan sosial.

Ia menjelaskan, sebagian siswa menghadapi perubahan pola perilaku akibat perkembangan zaman dan penggunaan media sosial. Karena itu, sekolah memandang pentingnya pendidikan karakter untuk memperkuat etika, tata krama, dan kemampuan bersosialisasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kehadiran Bagian Psikologi Polda Maluku, lanjutnya.  menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memberikan pembekalan psikologis kepada para calon pengurus OSIS.

Sebelumnya, tim psikologi Polda Maluku juga telah melaksanakan kegiatan psikologis dan ice breaking bagi siswa di SMP Negeri 19 Ambon.

Baca Juga  Mahasiswa Universitas Pattimura Raih Prestasi Internasional, Hafizah Nuraini Djauhar Harumkan Nama Kampus di Malaysia, Singapura, dan Thailand

“Ini merupakan salah satu modal. Bagaimana kalau pembekalan tersebut tidak hanya diberikan kepada satu kelas siswa, tetapi juga kepada pengurus OSIS,” katanya.

Ia menilai pengurus OSIS memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam memberikan pengaruh positif kepada teman-temannya. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman tentang kepemimpinan dan karakter agar mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah.

Untuk memperkuat pembinaan psikologis dan karakter, Novi mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah menyampaikan rencana kerja sama kepada Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Maluku, khususnya bidang psikologi.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya terbatas pada pemanfaatan gedung dan fasilitas komputer sekolah untuk kegiatan tes, tetapi juga mencakup dukungan sumber daya manusia dari Polda Maluku dalam meningkatkan karakter dan kondisi psikologis siswa.

Menurutnya, penguatan psikologis tidak hanya dibutuhkan oleh siswa, tetapi juga dapat diarahkan kepada para guru. Hal ini dinilai penting untuk mendukung lingkungan pendidikan yang lebih baik.

Ia menegaskan, target utama kegiatan Rapat Kerja OSIS dan Latihan Kepemimpinan adalah melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang memiliki integritas, disiplin, dan kemampuan memberikan pengaruh positif kepada teman-temannya.

Ia berharap para pengurus OSIS tidak hanya mampu menyusun berbagai program kerja, tetapi juga memiliki komitmen untuk mengimplementasikan program tersebut secara bertanggung jawab.

“Tidak hanya mereka rapat dan membuat banyak program, tetapi implementasi. Mereka harus punya integritas diri untuk memengaruhi teman-teman dengan lebih dulu memberikan contoh,” tegasnya.

Ia menambahkan, kemampuan memimpin orang lain harus diawali dengan kemampuan memimpin diri sendiri. Dengan demikian, pengurus OSIS diharapkan dapat menjadi teladan dalam kedisiplinan, tanggung jawab, dan perilaku positif di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 19 Ambon berupaya mempersiapkan pengurus OSIS yang tidak hanya memiliki kemampuan organisasi, tetapi juga mengedepankan etika, karakter, dan tanggung jawab sebagai pemimpin muda. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Pemkot Ambon Luncurkan SLABER, Sistem Digital Pelaporan Publikasi Media yang Efisien dan Transparan

Kota Ambon

Pemkot Dorong Penataan Ruang Berkelanjutan, KLHS dan Revisi RTRW Jadi Fondasi Pembangunan Kota Modern

Kota Ambon

DD dan ADD Kota Ambon 2026 Turun Drastis, Lebih Rendah dari Tahun 2023

DPRD Kota Ambon

Tamaela : Pentingnya Peran Sekolah dan Keluarga dalam Pembinaan Karakter Anak

Pendidikan

Kejati Maluku – SMA Negeri 1 Ambon Sepakat Perangi Aksi Perundungan Dilingkungan Sekolah

Kota Ambon

Indeks Pelayanan Publik Tahun 2025, Kota Ambon Tinggi Se Maluku

Kota Ambon

Wali Kota Ambon Apresiasi Evaluasi Smart City 2025

Pendidikan

Pendaftaran BCKS Kota Ambon Diperpanjang Hingga 4 Juli 2025