Home / Economy

Selasa, 1 Oktober 2024 - 16:33 WIB

September 2024, Inflasi Maluku Sebesar 1,79 Persen YoY

Ambon, Pusartimur.com- Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau Inflasi di Provinsi Maluku pada September 2024, kembali mengalami penurunan, dimana pada saat ini berada pada angka 1,79% Year on Year.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Maritje Pattiwaelapia saat menyampaikan Rilis Berita Resmi Statistik, Selasa (1/10/2024) bertempat di Kantor BPS Provinsi Maluku.

Hadir juga pada kesempatan itu Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie, yang dihadiri juga oleh Pimpinan OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, jajaran Pejabat Administrator dan Pengawas lingkup BPS Provinsi Maluku, Perwakilan Bank Indonesia, Pimpinan BUMN BUMD, serta insan pers.

Pada kesempatan itu Sadali menjelaskan bahwa Inflasi menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat, yang dipantau secara rutin setiap hari Senin oleh Kemendagri, sehingga seluruh daerah memberikan perhatian serius terhadap pengendalian inflasi.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku Jamin Ketersediaan Energi Jelang Hari Raya Idulfitri

“Kita bersyukur, meskipun beberapa waktu lalu inflasi naik karena curah hujan yang tinggi, sehingga mengakibatkan beberapa bulan inflasi berfluktuasi, namun atas koordinasi yang baik dengan melaksanakan strategi 4K Ketersediaan Bahan Pokok, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan Harga dan Komunikasi Efektif dengan Berbagai Pihak, maka di Bulan Juli dan Agustus 2024, inflasi berada pada target posisi 2,5 plus minus 1, jadinya masih ada dalam posisi baik-baik saja,” ungkap Sadali

Dirinya berharap inflasi ini bisa tetap terkendali, apalagi dalam beberapa bulan kedepan, akan memasuki pelaksanaan Pilkada Serentak dan juga Hari Besar Keagamaan Nasional yakni Natal dan Tahun Baru, dimana membutuhkan keseriusan, komunikasi efektif, dan kerjasama yang baik, untuk bersama-sama melaksanakan pengendalian inflasi ini.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Lakukan Ekstra Dropping 1.3 Juta Liter Minyak Tanah di Wilayah Papua Maluku Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Idulfitri

“Jadi jika inflasi terkendali, menunjukan daya beli kita masih baik dan diharapkan menjelang Natal dan Tahun Baru, masyarakat tidak berlanja berlebihan sehingga dapat memicu kenaikan harga, karena ketika permintaan tinggi maka stok berkurang dan harga naik, untuk itu dibutuhkan peran elemen masyarakat untuk membantu pengendalian inflasi,” ujarnya.

Sadali berharap dengan strategi 4K dapat dijalanakan dengan baik, sehingga inflasi dapat dikendalikan bersama.

Untuk diketahui pada 3 Wilayah IHK juga mengalami penurunan inflasi, yakni Kota Ambon 2,66% YoY, Kota Tual 0,59% YoY, dan Kabupaten Maluku Tengah 0,63% YoY. (PT-01)

Share :

Baca Juga

Economy

BI Maluku Dorong Media di Maluku Kuasai SEO untuk Tingkatkan Akses Informasi Digital

Economy

Dorong Transportasi Publik yang Berkeselamatan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Kerja 

Economy

Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

Economy

Stabilitas Harga dan Pasokan di Wilayah Maluku Tetap Terjaga Menjelang HBKN Idul Fitri

Economy

Swisbell Ambon Hadirkan Promo Spesial Songsong HUT NKRI Ke- 80 Tahun

Economy

Bisnis Jambula Desain Motif Batik Daerah Raih Juara 1 Dipajang Program CSR Pertamina

Economy

BI Maluku Dorong Produksi Pangan Lokal dan Percepatan Digitalisasi Jelang Nataru

Economy

Pertamina Patra Niaga dan DPRD Maluku Pastikan Stok Aman, Masyarakat Dihimbau untuk Beli BBM Sesuai Kebutuhan