AMBON, Pusartimur.com – Pemimpin umat Katolik Provinsi Maluku dan Maluku Utara, Mgr Seno Ngutra, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja mantan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., selama memimpin Polda Maluku.
Menurut Uskup Keuskupan Amboina itu, meski masa kepemimpinan Dadang Hartanto di Maluku relatif singkat, namun sejumlah upaya yang dilakukan dinilai mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Maluku.
Apresiasi tersebut disampaikan Mgr Seno Ngutra menyusul mutasi Dadang Hartanto yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Metro Jaya.
“Sebagai seorang pemimpin yang memiliki gelar yang mumpuni, tetapi dalam pelayanan di lapangan menjadikan masyarakat sebagai sahabat-sahabatnya. Kondisi demikian, wajar bagi saya selaku pimpinan umat Katolik memberi apresiasi luar biasa kepada Irjen Pol. Dadang Hartanto,” ujar Seno Ngutra.
Pernyataan itu disampaikan Seno Ngutra dalam wawancara khusus dengan LaskarMaluku.com seusai memimpin misa kudus dalam rangka pemberkatan Arca Bunda Maria berbusana Ambon di lokasi Taman Wisata Rohani Katolik, Air Louw, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu malam (3/10/2026).
Seno mengatakan, sebagai pemimpin umat Katolik di Maluku, dirinya menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kepolisian, khususnya kepada Dadang Hartanto selama menjalankan tugas sebagai Kapolda Maluku.
“Pertama sebagai Uskup, pemimpin agama Katolik di wilayah ini, saya menyampaikan terima kasih banyak kepada kepolisian, terutama dalam diri Bapak Kapolda Hartanto,” katanya.
Menurut dia, Dadang Hartanto mampu membangun pendekatan yang dekat dengan masyarakat meskipun memiliki pangkat dan latar belakang pendidikan yang tinggi.
“Bagi saya, seorang Kapolda yang dengan banyaknya gelar dan pangkat tinggi, tetapi dia hadir di Maluku ini sebagai seorang sahabat masyarakat. Karena itu sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia menilai, kepemimpinan Dadang Hartanto dalam rentang waktu yang tidak terlalu panjang telah memberikan rasa aman sekaligus warna tersendiri dalam kehidupan masyarakat Maluku.
“Saya kira ini menjadi sebuah warisan yang sangat luar biasa dari Bapak Kapolda Dadang yang akan meninggalkan Provinsi Maluku ini,” kata Seno.
Harap Kapolda Baru Lanjutkan Pendekatan kepada Masyarakat
Seno Ngutra berharap pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai sahabat dapat terus dilanjutkan oleh Kapolda Maluku yang baru.
Menurutnya, stabilitas keamanan di Maluku perlu terus dijaga dengan membangun hubungan yang dekat antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat.
“Saya berharap ketika Pak Kapolda yang baru masuk menggantikan beliau, menjadi seorang sahabat bagi masyarakat agar daerah ini menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh anggota masyarakat yang tinggal di sini,” harapnya.
Dadang Hartanto tercatat menjabat sebagai Kapolda Maluku sejak 5 Agustus 2025 hingga 2 Oktober 2026. Ia menggantikan Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan.
Dalam mutasi jabatan di lingkungan Polri, Dadang Hartanto mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Metro Jaya.
Posisinya sebagai Kapolda Maluku kemudian dipercayakan kepada Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Logistik (Aslog) Kapolri.
Suwondo Nainggolan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994. Ia juga pernah mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Sespim Polri pada 2011, serta Sespimti Lemdiklat Polri pada 2019.
Dalam perjalanan kariernya, Suwondo pernah menduduki sejumlah jabatan di lingkungan kepolisian, antara lain Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kapolsek Metro Setiabudi, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, serta sejumlah jabatan di lingkungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.
Ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri, termasuk Koorspripim Polri dan Kakorbinmas Baharkam Polri.
Suwondo Nainggolan selanjutnya dipercaya sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta sebelum mendapat penugasan sebagai Kapolda Maluku.
Kepemimpinan baru di Polda Maluku diharapkan dapat melanjutkan upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat di wilayah Maluku. (PT)








