Home / Kota Ambon

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:23 WIB

Matahelemual :  Pj KPN Soya Hanya Memfasilitasi Proses Pemilihan Raja

Ambon, PT- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pemerintahan Kota Ambon, Flor Matahelemual, menegaskan bahwa surat yang beredar terkait Negeri Soya merupakan bagian dari proses untuk melaksanakan kembali mekanisme pemilihan raja atau Kepala Pemerintahan Negeri (KPN).

Menurutnya, surat tersebut berasal dari pihak negeri agar proses pemilihan raja dapat dilakukan kembali sesuai mekanisme yang berlaku.

“Surat itu dari negeri untuk berproses pemilihan raja ulang. Jadi mereka harus memulai prosesnya dari awal lagi,” jelas Matahelemual kepada media di Ambon via WhatsApp, Rabu (11/3/2026).

Ia juga mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat usulan terkait proses pelantikan raja definitif dari Negeri Soya.

“Kalau surat untuk proses pelantikan, saya belum terima,” katanya.

Ia menambahkan, dirinya juga telah menyampaikan kepada Penjabat (Pj) Kepala Pemerintahan Negeri Soya agar setiap usulan yang masuk dari Saniri Negeri harus diperiksa terlebih dahulu sebelum diteruskan ke pemerintah kota.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Kutuk Keras Pembakaran TPS di Batu Merah, Sebut Pelaku Tidak Bertanggung Jawab

Menurutnya, setiap dokumen yang diajukan oleh Saniri Negeri wajib diteliti apakah sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku atau belum.

“Kalau ada usulan dari Saniri, harus diteliti dulu dengan benar apakah sudah sesuai mekanisme atau belum. Kalau belum, berkasnya dikembalikan. Kalau sudah sesuai, silakan diteruskan,” tegasnya.

Namun hingga saat ini, Matahelemual mengaku belum menerima berkas yang dimaksud.

Ia juga menegaskan bahwa peran Penjabat (Pj) KPN Soya, Sondi Soplanit  hanya sebatas memfasilitasi proses di tingkat negeri dan tidak melakukan intervensi terhadap urusan internal masyarakat adat.

“Pj hanya memfasilitasi, tidak intervensi urusan di dalam,” ujarnya.

Menurutnya, surat yang dikirim oleh Pj KPN Soya bertujuan agar Saniri Negeri dan pihak mata rumah atau kepala rumah dapat kembali menjalankan proses sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Sengketa Pengangkatan Raja Negeri Soya, Lelapary : Walikota Ambon Dianggap Gagal

“Pj tidak intervensi. Dia hanya menyurat agar mereka berproses lagi sesuai mekanisme dan supaya kepala rumah atau mata rumah tahu untuk menjalankan proses sesuai ketentuan,” jelas Matahelemual.

Ia menegaskan, selanjutnya proses tersebut sepenuhnya berada di tangan mata rumah atau rumah tau untuk menjalankan mekanisme yang ada.

Sementara itu, Matahelemual mengaku baru mengetahui adanya pernyataan tertentu dari pihak Pj KPN terkait polemik tersebut dan akan mengeceknya secara langsung.

“Besok saya cek,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir dirinya tidak masuk kantor karena kondisi kesehatan yang menurun sejak Senin.

“Mudah-mudahan besok saya sudah bisa masuk kantor dan melihat langsung dokumennya,” tutup Matahelemual. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Sempat Hilang Kontak Dilaut Maluku, Yaowarin Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

Kota Ambon

Wali Kota Ambon: Sinergi Pusat-Daerah Vital di Rakornas Nasional

Kota Ambon

Ditlantas Polda Maluku Dan Jasa Raharja Cabang Maluku Melakukan Forum Komunikasi Lalu Lintas

Kota Ambon

Setahun Kepemimpinan, Walikota dan Wawali Ambon Perkuat Fondasi Songsong Empat Tahun Kedepan

Kota Ambon

Safari Ramadan di RW 19 Batu Merah, Wali Kota Ajak  Warga Jaga Keamanan dan Kebersihan Kota Ambon

Kota Ambon

Wali Kota Ambon Berlakukan WFH dan PJJ, Antisipasi Dampak Kabut Asap 

Kota Ambon

Pemkot Ambon : Tidak Ada Pembungkaman Terhadap Kritikan

Kota Ambon

Dinsos Ambon Perketat Asesmen Calon Orang Tua Adopsi Bayi Terlantar