Home / Hukum dan Kriminal

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:23 WIB

RAKOR TIM PAKEM KEJAKSAAN NEGERI SERAM BAGIAN TIMUR BERSAMA APH DAN STAKEHOLDER

Bula, PT – Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur pada tanggal 19 Agustus 2025 sekitar pukul 10.00 WIT telah melaksanakan Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) di Kecamatan Bula bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur untuk memperkuat pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan aliran keagamaan di Kabupaten Seram Bagian Timur,

Dimana Kegiatan Pakem se Kecamatan Bula dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur Bersama Kepala Seksi Intelijen dan dihadiri oleh unsur Dandim 1502 Masohi yang diwakili oleh Danramil 1502/07 Bula, Kasat Intel Polres SBT, Koordinator BIN, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seram Bagian Timur, Kepala Dinas Pemdes Kabupaten Seram Bagian Timur, Kepala Kesbangpol, Kementrian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur, Camat Bula, FKUB Kabupaten Seram Bagian Timur, Klasis GPM Seram Bagian Timur, MUI Kabupaten Seram Bagian Timur, Kepala Desa Se- Kecamatan Bula dan Tokoh Agama Se-Kecamatan Bula, dan Masyarakat.

Baca Juga  KONFERENSI PERS KAJATI MALUKU TERKAIT PERKEMBANGAN KASUS TINDAK PIDANA PERPAJAKAN

Bahwa rapat koordinasi ini dibuka oleh Kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur Bapak I Ketut Sudiarta, S.H. M.H., yang pada pokoknya menjelaskan bahwa dasar hukum terkait fungsi dan kewenangan PAKEM diatur dalam Pasal 30 ayat (3) huruf d Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia sebagaimana oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan Republik Indonesia dan diatur lebih lanjut dalam Perja Nomor 5 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Jaksa Agung Nomor Per-019/a/ja/09/2015 tentang Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat. Serta Kajari juga menekankan pentingnya koordinasi antara Kejaksaan, Kepolisian, TNI, BIN, Dinas pemerintahan terkait, kepala desa, tokoh agama, Masyarakat dan lain sebagainya untuk mendukung program ini dan senantiasa dapat memberikan informasi terkait aliran agama dan kepercayaan yang sesat dan menekan penyebaran aliran agama dan keperayaan yang menyimpang dari ajaran agama yang ada.

Baca Juga  Dorong Koordinasi yang Baik, Korlantas Polri- Jasa Raharja Survei Jalur Bopuncur

Bahwa sebelumnya Kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) juga telah dilaksanakan di Kecamatan Gorom dan Gorom Timur, Kecamatan Bula Barat dan Kecamatan Siwalalat;

Bahwa Ketiga Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur, Vector Mailoa, S.H., dan diikuti oleh Camat masing-masing kecamatan dan Kapolsek dan Danramil di wilayah hukumnya, Kepala Pemerintahan Negeri/Negeri Administratif Se- Kecamatan, Tokoh Agama Se-Kecamatan, Tokoh Pendidikan, serta Tokoh Pemuda;

Selain itu maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan PAKEM adalah sebagai deteksi dini terhadap potensi terjadinya konflik keagamaan khususnya yang berkaitan dengan aliran-aliran kepercayaan yang apabila tidak diantisipasi akan menjadi cikal bakal konflik permasalahan. (PT)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

KEJAKSAAN BERHASIL LAKUKAN PENGHENTIAN PENUNTUTAN BERDASARKAN KEADILAN RESTORATIF ATAS PERKARA 351 DI TEON NILA SERUA, WAIPIA

Hukum dan Kriminal

Penetapan Tersangka Tak Sesuai Prosedur, Kuasa Hukum JJ Ajukan Praperadilan

Hukum dan Kriminal

Bupati SBB Ingatkan Pentingnya Koordinasi Desa dengan Pemda untuk Hindari Konflik

Headline

TIDAK ADA TEMPAT AMAN BAGI BURONAN – TIM INTELIJEN KEJARI TANIMBAR TANGKAP DPO MARKUS SILETTY, S.E.

Hukum dan Kriminal

KAJATI MALUKU LANTIK PEJABAT ESSELON II DAN III

Hukum dan Kriminal

Desakan Penuntasan Kasus Dugaan Korupsi Dana PEN Dinas PU Kab. MBD, Law Office Fredi Moses Ulemlem & Partners Surati Kapolri

Hukum dan Kriminal

Gegara Uang Kos Tak Terpenuhi, Gilbert Serang BPJN Maluku soal Proyek Hoaks

Hukum dan Kriminal

JAKSA MASUK SEKOLAH, AJAK PELAJAR SMP NEGERI 14 AMBON CEGAH PERILAKU BULLYING DAN PENYALAHGUNAAN MEDSOS