Home / Economy

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:22 WIB

PT ASDP Cabang Ambon Kembangkan Lintasan Ferry, Tambah Rute Larat–Wuloh dan Dobo–Lamere

AMBON, PT . General Manager PT ASDP (Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan) Indonesia Ferry Cabang Ambon, Sainudin Tanasy, mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan. Saat ini, PT ASDP Cabang Ambon mengelola 11 unit armada kapal ferry serta empat dermaga pelabuhan.

“Untuk pengelolaan dermaga, saat ini meliputi Dermaga Hunimua, Waipirit, Galala, dan Dermaga Pelabuhan Namlea,” ujar Sainudin Tanasy kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, selain pengelolaan dermaga, PT ASDP Cabang Ambon juga mengoperasikan delapan unit kapal ferry yang melayani lintasan pelayaran di wilayah Pulau Ambon, Seram, Buru, hingga Pulau Saparua dan Nalahia menuju Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

Menurut Tanasy, ketersediaan prasarana dermaga maupun armada kapal ferry saat ini telah dikelola dengan baik. Pada tahun 2026, PT ASDP Cabang Ambon merencanakan pengembangan layanan melalui penambahan lintasan baru, yakni rute Tual–Larat–Wuloh serta Dobo–Lamere di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Turun Langsung Pantau Kehandalan Energi di Sorong

“Untuk armada yang beroperasi, KMP Samandar melayani lintasan Dermaga Wai, Pulau Ambon menuju Waiputih hingga Masohi di Pulau Seram. Sementara KMP Layur melayani lintasan Wailei, Pulau Seram, Kabupaten Seram Bagian Barat menuju Nalahia, Pulau Saparua,” jelasnya.

Selain itu, KMP Rokatenda, Inaleka, Terubuk, dan Danaurana melayani lintasan Dermaga Hunimua, Liang, Pulau Ambon menuju Dermaga Waipirit, Pulau Seram, Kabupaten Seram Bagian Barat. Sedangkan KMP Wanath melayani lintasan Dermaga Galala, Kota Ambon menuju Dermaga Namlea, Pulau Buru.

Di wilayah Maluku Tenggara, terdapat tiga unit kapal yang beroperasi, di antaranya KMP Tanjung Madlahar yang melayani lintasan Tual–Elath–Tam–Banda Eli hingga Holat. “Lintasan di wilayah ini tergolong sangat padat,” ungkap Tanasy.

Ia juga menambahkan, KMP Temi melayani lintasan Tual–Fakfak–Kaimana–Loboh di Provinsi Papua Barat, serta dapat melayani lintasan ke Pelabuhan Larat, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Sementara KMP Logler melayani lintasan Tual–Kuur–Kesui di Pulau Seram, Kabupaten Seram Bagian Timur, serta lintasan Tual–Dobo. Kapal ini juga melayani rute Dobo–Marloly, Dobo–Benjina, dan Dobo–Sorwatu.
Lebih lanjut, Tanasy mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun rencana pengembangan untuk membuka lintasan Ambon–Sorong dan Ambon–Ternate. Namun, realisasi pembukaan lintasan tersebut masih bergantung pada ketersediaan armada kapal.

Baca Juga  Moluccas Signature Lunch Kembali Hadir di Swiss-Belhotel Ambon – Nikmati Kuliner Khas Maluku Mulai Rp 65.000 All You Can Eat!

“Apakah nanti dibuka lintasan Ambon–Sorong atau Ambon–Ternate, semuanya tergantung pada kesiapan dan jumlah armada yang tersedia,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai kendala pelayanan sepanjang tahun 2025, Tanasy menegaskan bahwa tidak terdapat hambatan berarti. Seluruh pelayanan penyeberangan berjalan aman, lancar, dan terkendali.

“Pelayanan harus benar-benar menyentuh masyarakat agar masyarakat merasa puas dengan kinerja dan sistem pelayanan yang diterapkan PT ASDP Cabang Ambon,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Tingkatkan Aspek HSSE, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Gelar Latihan Simulasi OKD Level 1

Economy

Jelang HUT Kota Ambon ke-450, DLHP Ambon Gelar Penimbangan Sampah Plastik

Economy

Tingkatkan Transparansi Keuangan Daerah, Pemkot Ambon – Bank Maluku Malut Luncurkan Aplikasi SI LAPARD

Economy

Telkomsel Catat Pertumbuhan Trafik Broadband 21.5 % di Wilayah Papua dan Maluku, Sukses Sambungkan Semangat Pelanggan Selama Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Economy

Gubernur Maluku Hadiri Pembukaan Salam Fest x Moluccas Digifest 2025 di Ambon

Economy

Liburan Makin Praktis: Ini Cara Aktivasi Paket IM3 & Tri agar Tetap Terhubung Selama Liburan

Economy

Pertamina Tegaskan Pendaftaran QR Code BBM Subsidi Gratis Sesuai Peruntukan

Economy

Peluncuran Buku “Konsep dan Dampak JKN” untuk Masa Depan UHC