AMBON, PT- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Maluku menggelar sosialisasi bagi para Duta Literasi Keuangan BPR Modex sebagai bagian dari pelaksanaan program OJK PEDULI (OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BPR Modex, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para duta mengenai tugas dan peran mereka dalam mendukung program literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat.
Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Maluku, Novian Suhardi, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya OJK memperkuat kapasitas para Duta Literasi Keuangan yang telah dibentuk oleh BPR Modex.
“Kami hadir dalam rangka sosialisasi kepada Duta Literasi Keuangan yang dimiliki oleh BPR Modex,” ujar Novian.
Menurutnya, para Duta Literasi Keuangan memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan OJK dalam menyebarluaskan edukasi keuangan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai literasi keuangan menjadi hal yang sangat diperlukan.
Novian berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, para duta dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawab mereka sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat di Maluku.
“Harapannya, melalui acara tersebut dan berjalannya program OJK PEDULI, para Duta yang dimiliki oleh BPR Modex dapat menjadi lebih memahami serta memberikan kontribusi maksimal dalam upaya peningkatan literasi keuangan masyarakat di Maluku,” tegasnya.
Program OJK PEDULI merupakan salah satu langkah strategis OJK dalam memperluas jangkauan edukasi keuangan kepada masyarakat. Melalui program ini, OJK mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk menjadi agen perubahan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Selain itu, program ini diharapkan dapat membantu masyarakat lebih memahami produk dan layanan jasa keuangan yang legal, aman, dan terpercaya, sehingga terhindar dari berbagai bentuk penipuan maupun investasi ilegal.
Dengan adanya Duta Literasi Keuangan yang aktif dan teredukasi dengan baik, OJK optimistis upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Maluku dapat berjalan lebih efektif serta menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
“Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat mengelola keuangan dengan lebih bijak dan memahami layanan jasa keuangan yang aman dan terpercaya,” pungkas Novian. (PT)









