Home / Uncategorized

Senin, 4 November 2024 - 05:03 WIB

Pj. Yamtel Desak Pengadaan Bibit Segera Disalurkan

Elat, Pusartimur.com – Pj. Yamtel Kecamatan Kei Besar Oktovianus Elkel menyatakan pihaknya sudah lama serahkan biaya sebesar Rp 46 juta untuk pengadaan bibit. di Ohoi Yamtel, Kamis (31/10-2024)

Kata Pj Elkel, jumlah bibit yang di pesan seluruhnya berjumlah 400 anakan yang terdiri terdiri dari 4 jenis diantara mangga arum manis, rambutan, dukuh, durian

” Beta (saya) sudah serahkan biaya untuk pengadaan bibit sejak hari Senin tanggal delapan belas Juni dua ribu dua puluh empat kepada ibu Camat, untuk empat ratus anakan, terdiri dari mangga aromanis, rambutan, dukuh dan durian, tapi sampai sekarang bibit belum di sini (Ohoi Yamtel), ” kesal Pj Elkel

Baca Juga  Swiss-BellHotel Ambon dan Zest Hotel Ambon Perkuat Kolaborasi Lewat Program Apresiasi dan Event 2026

Akibat sudah 4 bulan lebih bibit belum kunjung tiba di Ohoi, warga pun bertanya-tanya kepada Pj soal sejauh mana pengaturan bibit dimaksud.

” Karena bibit sudah lama belum ada di kampung, makanya masyarakat tanya saya terus, kenapa bibit itu belum ada di kampung ini, ” pungkas Pj.

Pj. Elkel mengaku pihaknya sudah menghubungi Edwin Ohoitenan sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk pengadaan bibit yang sama di beberapa Ohoi di Kecamatan Kei Besar.

” Saya sudah hubungi panyalur bibit (Edwin Ohoitenan), dia mengaku nanti bulan Desember ini baru serahkan, tetapi kalau belum, saya lapor dia, karena ada bukti di saya, ” ancam Pj Okto Elkel menutup.

Baca Juga  Wabup SBB Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2025-2029

Ketika dikonfirmasi dengan Edwin Ohoitenan, ia mengatakan, saat ini bibit sedang dalam perjalanan dari Binjai ke Maluku Tenggara,. Ia pun berjanji da.waktu dekat bibit-bibit akan disalurkan di Ohoi-ohoi

” Keterlambatan bibit masuk di Ohoi karena perhubungan dari Binjai menuju Malra. Dalam waktu dekat barang sudah sampai, ” ujar Edwin dalam percakapan WhatsAppnya

Menurut Edwin Ohoitenan, bila bibit disalurkan sekang beresiko mati karena musim panas.

” Lagian mau pengadaan sekarang ke Ohoi juga musim panas. Takutnya masyarakat tanam di saat matahari akang mati, kan rugi, ” cetus Edwin Ohoitenan. (PT-08)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pemkot Ambon Gelar Doa Bersama Peringati HUT ke-450 Tahun

Uncategorized

Pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon dan Pelantikan Pengurus Masa Bakti 2025-2030

Uncategorized

Wali Kota Ambon Tegas: PT DSA Harus Tinggalkan Lahan Pemkot Jika Tak Mampu Layani Masyarakat

Uncategorized

MELALUI RESTORATIVE JUSTICE, KEJAKSAAN TINGGI MALUKU BERHASIL MEREHABILITASIKAN KORBAN NARKOTIKA

Uncategorized

Tindaklanjuti EKBALE 2025 di Dinas Kominfo, Lekransy : Pentingnya Aspek Spiritual

Uncategorized

Walikota Ambon: Wajibkan Live Musik di Kafe, Dorong Ekosistem Musik dan Buka Lapangan Kerja

Uncategorized

MASRIKAT APRESIASI KOMINFO ATAS EDUKASI PENGAWASAN ORANG TUA DI RUANG MEDSOS

Uncategorized

Negeri Laha Juara III Desa Wisata Berkembang Pada ADWI 2024