Home / Economy

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Perkembangan Sistem Pembayaran Non Tunai dan QRIS di Indonesia, Ini Manfaat dan Tips Keamanannya

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT-  Perkembangan sistem pembayaran non tunai di Indonesia terus menunjukkan peningkatan signifikan seiring dengan digitalisasi ekonomi. Hal ini disampaikan oleh Roynald O. Hehanussa  sebagai salah satu Nara sumber dari Bank Indonesia Provinsi Maluku pada materi sistem pembayaran digital dan perlindungan konsumen, Senin (13/4/2026) di Zets Hotel Ambon.

Sebagai bank sentral, Bank Indonesia memiliki peran penting yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2004 yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Bank Indonesia bertugas menjaga stabilitas nilai rupiah, mengatur kebijakan moneter, serta memastikan kelancaran sistem pembayaran, baik tunai maupun non tunai.

Dalam sistem pembayaran, terdapat dua jenis utama yaitu:

1. Pembayaran Tunai

Menggunakan uang fisik seperti uang kertas dan koin yang masih umum digunakan masyarakat.

2. Pembayaran Non Tunai

Meliputi:

Kartu ATM/debit

Kartu kredit

Uang elektronik (e-money)

Mobile banking dan dompet digital seperti OVO, GoPay, dan DANA

QRIS: Standar Pembayaran Digital Nasional

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) merupakan standar kode QR nasional yang diluncurkan oleh Bank Indonesia pada 17 Agustus 2019 dan berlaku secara nasional sejak 1 Januari 2020.

Baca Juga  Paslon AMANUSA Gelar Konfrensi Pers Usai Quick Qount

Sebelum adanya QRIS, setiap penyedia layanan pembayaran memiliki kode QR masing-masing, sehingga menyulitkan transaksi lintas aplikasi. Kini, dengan QRIS, satu kode QR dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran.

Jenis QRIS:

QRIS Statis: Nominal pembayaran diinput oleh pengguna

QRIS Dinamis: Nominal otomatis muncul, meminimalkan kesalahan transaksi.

QRIS memiliki berbagai keunggulan, antara lain:

Universal: Bisa digunakan semua aplikasi pembayaran

Mudah: Transaksi cukup dengan scan QR

Untung: Lebih efisien dan praktis

Langsung: Transaksi real-time

QRIS juga mendukung transaksi lintas negara dan dapat digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.

Manfaat QRIS bagi Pelaku Usaha (Merchant)

Penggunaan QRIS memberikan banyak keuntungan bagi pelaku usaha, seperti:

Meningkatkan penjualan (cashless lebih diminati)

Mengurangi biaya pengelolaan uang tunai

Tidak perlu menyediakan uang kembalian

Transaksi langsung masuk ke rekening

Terhindar dari risiko uang palsu dan pencurian

Baca Juga  Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik

Pencatatan transaksi otomatis dan rapi

Jenis Layanan QRIS

Beberapa jenis layanan QRIS yang berkembang antara lain:

QRIS MPM (Merchant Presented Mode)

QRIS CPM (Customer Presented Mode)

QRIS TTM (Tap to Mobile)

QRIS Antar Negara

QRIS TTS (Tanpa Tatap Muka)

Tips Keamanan Transaksi QRIS

Bagi Merchant:

Simpan kode QR di tempat aman dan mudah diawasi

Jangan meminjamkan QRIS ke pihak lain

Lindungi QR dengan bahan seperti akrilik atau kaca

Segera lapor jika QR hilang atau rusak

Pahami cara penggunaan QRIS

Pastikan notifikasi transaksi diterima sebelum menyerahkan barang

Bagi Pengguna:

Ikuti petunjuk pembayaran dari merchant

Periksa detail transaksi di aplikasi

Pastikan nama merchant sesuai

Hindari transaksi jika ada kejanggalan

Dorongan Digitalisasi dan Perlindungan Konsumen

Dengan meningkatnya penggunaan transaksi digital, masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada dan memahami sistem pembayaran agar terhindar dari penipuan.

Bank Indonesia terus mendorong penggunaan QRIS sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi digital serta memberikan perlindungan kepada konsumen. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Telkomsel Gelar Papua Maluku Digital Bootcamp Season 2

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Perkuat Service dan Safety

Economy

Koordinasi Jasa Raharja Kanwil Maluku Dengan Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Maluku Tengah

Economy

Pertamina Patra Niaga Lakukan Ekstra Dropping 1.3 Juta Liter Minyak Tanah di Wilayah Papua Maluku Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Idulfitri

Economy

Sekda Maluku Buka Pendampingan Pelaporan SITPAKD 2025, Tekankan Sinergi Tanpa Ego Sektoral

Economy

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Melalui Gencarkan Edukasiku, OJK – Gubernur Maluku Adakan Pertemuan Penting

Economy

500 Siswa Ambon Ikuti Simulasi UTBK Berbasis Digital

Economy

Akselerasikan Digitalisasi Pendidikan, Telkomsel – Unpatti Ambon Teken MoU