Home / Kota Ambon

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:06 WIB

Pemkot Gelar Upacara Harkitnas, Menkomdigi: Pemerintah Batasi Medsos Untuk Anak 16 Tahun Kebawah

Ambon, PT-  Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, gelar upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-188, yang berlangsung, Rabu (20/5/2026), di Balai Kota.

Sebelum menyampaikan pidato, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena bersama Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, melaunching modul ajar literasi keuangan mata pelajaran IPS tingkat SMP/MTs ditandai dengan Wali Kota menyerahkan modul kepada Kepala OJK.

Selanjutnya, Wali Kota menandatangani Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) penandatanganan juga dilakukan oleh Pj. Sekkot, Kepala BPMP Provinsi Maluku serta undangan lainnya.

Peringatan Harkitnas tahun 2026 ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara.” Sebuah tema yang dinilai sangat relevan dalam merepresentasikan semangat seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju, melindungi generasi muda, serta menjaga kedaulatan NKRI di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Wali Kota, membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, Dalam pidatonya, Satu poin krusial yang disorotinya adalah komitmen negara menjaga generasi muda dari dampak negatif dunia maya.

“Langkah nyata ini dibuktikan lewat pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas),” ujarnya.

Baca Juga  Fokus Ekonomi, Inovasi, dan Pelayanan Publik, Walikota Ambon Resmi Buka Musrenbang RKPD 2027

Tambahnya, Per 28 Maret 2026, pemerintah secara resmi telah menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Ini wujud kehadiran negara untuk memastikan tunas bangsa tumbuh di ruang digital yang sehat dan beretika.

Ia mengatakan momentum 20 Mei merupakan refleksi berdirinya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908, yang menjadi fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa.

“Semangat tahun 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik menuju kedaulatan bangsa yang bermartabat,” tandasnya.

Menkomdigi memaparkan secara filosofis, kebangkitan nasional merupakan proses dinamis yang non-statis dan non-mekanis, di mana bangsa Indonesia dituntut beradaptasi tanpa kehilangan jati diri.

“Pada tahun 2026 ini, tantangan nyata telah bergeser dari kedaulatan teritorial konvensional menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ungkapnya.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah terus mewujudkan visi kemandirian bangsa melalui sejumlah program strategis nasional yang menyentuh langsung hajat hidup masyarakat, di antaranya:

Baca Juga  Bangun Ekosistem Digital Sehat, Diskominfo Gelar Sosialisasi Literasi Digital di SMPN 6

Sektor Nutrisi & Pendidikan: Implementasi program Makan Bergizi Gratis secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Sektor Kesehatan: Penyediaan layanan cek kesehatan gratis secara berkala demi menjamin perlindungan medis yang adil dan merata.

Sektor Ekonomi Desa: Penguatan ekonomi berbasis korporasi masyarakat desa untuk mempermudah akses pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, hingga sembako agar desa tumbuh mandiri.

Menkomdigi mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda di Kota Ambon untuk menjadikan Harkitnas ke-118 sebagai kompas bergerak maju menyukseskan delapan misi besar Asta Cita.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama. Kebangkitan nasional bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif untuk kejayaan bangsa,” ujarnya.

Turut hadir dalam upacara tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Pejabat Sekretaris Kota, Robby Sapulette, Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Maluku, Kepala BPMP Provinsi Maluku, Kepala OJK Provinsi Maluku, pimpinan perbankan dan lembaga jasa keuangan, anggota DPRD Kota, serta seluruh pimpinan OPD dan ASN di lingkup Pemerintah Kota Ambon. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Nikijuluw: PDIP Ambon Dukung Pemerintah, Namun Tetap Kritis Demi Rakyat

Kota Ambon

JELANG KUNKER WAPRES RI, KAPOLDA PIMPIN APEL GELAR PASUKAN

Kota Ambon

Pemkot Gandeng Ocean Cleanup Atasi Sampah di 9 Sungai Menuju Teluk Ambon

DPRD Kota Ambon

HUT ke-451 Kota Ambon, DPRD dan Pemkot Teguhkan Komitmen Wujudkan “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”

Kota Ambon

Sekwan Sampaikan Rencana Kerja DPRD Kota Ambon Masa Sidang II Tahun Sidang 2024-2025

Kota Ambon

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon Tiba di Bandara Pattimura, Disambut Meriah Masyarakat

Kota Ambon

Wali Kota Ambon Instruksikan Penanganan Terintegrasi Pasca Insiden Pohon Tumbang

Kota Ambon

Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, Korem 151/Binaiya Gelar Sosialisasi P4GN