Home / Kota Ambon

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:15 WIB

Pemkot Ambon Serahkan Alat Bantu Disabilitas dan Bantuan Kearifan Lokal dari Kemensos

AMBON, PT-  Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan alat bantu bagi penyandang disabilitas serta bantuan kearifan lokal dari Kementerian Sosial RI untuk Desa Hunuth dan Desa Nania, Senin (20/10/25).

Kegiatan berlangsung di halaman parkir belakang Balai Kota Ambon dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan masyarakat penerima manfaat.

Dalam arahannya, Wali Kota Ambon menegaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan inklusif bagi seluruh warga kota, termasuk penyandang disabilitas dan kelompok masyarakat kurang beruntung.

“Ada kursi roda, ada tongkat, dan lain-lain. Ini dialokasikan dari APBD Kota Ambon tahun 2025. Terima kasih Dinas Sosial karena sudah menjawab program prioritas bersama Ibu Wakil Wali Kota. Kita ingin supaya seluruh warga kota mendapat perhatian, termasuk mereka yang kurang beruntung,” ujar Wali Kota.

Baca Juga  Jasa Raharja Selenggarakan Workshop TJSL 2025, Perkuat Transformasi Program Sosial Berbasis Shared Value

Menurutnya, perhatian Pemkot Ambon tidak hanya terbatas pada bantuan sosial dan kebutuhan dasar masyarakat miskin, tetapi juga menyasar penyandang disabilitas agar memperoleh alat bantu sesuai kebutuhan mereka.

“Mudah-mudahan bantuan ini menjadi bukti bahwa pemerintah hari ini peduli dengan saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Saya minta kegiatan seperti ini terus dilakukan agar semua kaum disabilitas di Kota Ambon mendapatkan bantuan sesuai kebutuhannya,” tambahnya.

Selain bantuan dari APBD, Kementerian Sosial RI turut menyerahkan bantuan kearifan lokal bagi Desa Hunuth, Desa Nania, dan Negeri Lama. Wali Kota berharap langkah kolaboratif ini dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Kita berharap apa yang dilakukan pagi ini memberikan semangat bagi kita semua dan menumbuhkan rasa peduli agar kita terus memperhatikan warga Kota Ambon yang membutuhkan bantuan pemerintah,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga mengingatkan seluruh kepala dinas untuk memberi perhatian terhadap warga pendatang, khususnya mereka yang hidup sendiri di Kota Ambon. Ia menyinggung kasus seorang warga asal Siantar yang meninggal dunia di tempat kos dan difasilitasi pemulangannya oleh Pemkot Ambon.

Baca Juga  KAJATI AGOES SP, MENERIMA KUNJUNGAN KERJA DAN SILATURAHMI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA

“Kejadian itu jadi pelajaran bagi kita semua. Sebagian dari mereka tidak memiliki saudara di Ambon. Saya minta kepala dinas, kabag, dan asisten untuk memperhatikan mereka, paling tidak menanyakan keberadaannya. Satu tahun di Ambon mereka pasti bisa menyesuaikan diri,” pesan Wali Kota.

Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar kooperatif dalam proses pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia berharap hasil audit laporan keuangan Pemkot Ambon tahun ini dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Saya minta semua memberikan data yang diminta BPK agar hasil audit tahun ini bisa lebih baik,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Wali Kota Ambon dan Bank Indonesia Luncurkan Zona Pembayaran Digital di 3 RTP, Dorong Inklusi Keuangan UMKM

Kota Ambon

Wattimena Tegaskan Pembangunan Pesisir Terintegrasi, Proyek Water City Batu Merah Resmi Dimulai

Kota Ambon

Tutup Kerja 2024,Kadis Kominfo Apresiasi Kinerja Staf

DPRD Maluku

Kadis PU Ambon Sebut Keterbatasan Kewenangan dan Infrastruktur 2026

Kota Ambon

Bodewin Wattimena – Mus Mualim (BOMM) viral di media sosial

Kota Ambon

Pemkot Ambon Dukung Penuh Tryout UTBK SNBT

Kota Ambon

Sambut Paskah Ely Toisutta Dekati Tukang Ojek Melalui Program Minggu Berbagi

Economy

Smart Payment dan Smart City: Kolaborasi Digital Menuju Ekonomi Inklusif di Ambon