Home / Economy

Kamis, 13 Februari 2025 - 02:41 WIB

OJK Optimistis Kinerja Sektor Jasa Keuangan 2025 Tetap Positif, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jakarta, pusartimur.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat stabilitas sektor jasa keuangan yang inklusif guna mendukung program prioritas pemerintah.

Dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2025, OJK menargetkan kinerja positif sektor jasa keuangan dengan kebijakan strategis yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, mengungkapkan bahwa kinerja sektor jasa keuangan di tahun 2025 diproyeksikan tetap tumbuh stabil. Kredit perbankan diprediksi tumbuh 9-11%, dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 6-8%. Penghimpunan dana di pasar modal ditargetkan mencapai Rp220 triliun.

Sementara itu, piutang perusahaan pembiayaan diharapkan naik 8-10%, meski sektor penjualan kendaraan mengalami tekanan.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Antar BUMN, Pertamina Patra Niaga-Bank Mandiri Bahas Distribusi Energi dan UMKM di Wilayah Papua

Proyeksi Pertumbuhan Sektor Keuangan di 2025 yakni adalah

Aset Asuransi: Tumbuh 6-8%

Aset Dana Pensiun: Tumbuh 9-11%

Aset Penjaminan: Tumbuh 6-8%

Untuk mendukung stabilitas sektor jasa keuangan, OJK memperkenalkan Indonesia Anti Scam Center (Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan) dan Sistem Informasi Pelaku di Sektor Keuangan (Sipelaku). Langkah ini bertujuan melindungi masyarakat dari praktik penipuan sekaligus meningkatkan transparansi dan integritas sektor keuangan.

Sipelaku merupakan aplikasi yang menyediakan informasi rekam jejak pelaku di sektor jasa keuangan, termasuk profil, riwayat pekerjaan, dan catatan fraud. Data Sipelaku bersumber dari Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud (SAF) yang dilaporkan oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) kepada OJK sesuai aturan dalam POJK Nomor 12 Tahun 2024.

Baca Juga  OJK Maluku Hadiri Rapat Pleno Bahas Capaian Program Kerja Triwulan III 2025 dan Penyusunan TPKAD 2026

OJK menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, otoritas moneter, pelaku industri jasa keuangan, serta masyarakat. Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan mencapai target kinerja, tetapi juga memaksimalkan kontribusi sektor jasa keuangan bagi perekonomian nasional.

Dengan kebijakan yang tepat dan langkah strategis seperti peluncuran Sipelaku dan Indonesia Anti Scam Center, OJK optimistis sektor jasa keuangan akan terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi ekonomi Indonesia di 2025. (PT)

 

Share :

Baca Juga

Economy

Peringatan HUT ke-80 RI, Swiss-Belhotel Ambon dan Zest Ambon Gelar Upacara Bendera Penuh Hikmat

Economy

Doa Bersama Pengamanan Nataru 2025–2026, Jasa Raharja Catat Penurunan Santunan dan Perkuat Komitmen Keselamatan Publik

Economy

Tekan Inflasi dan Permudah Akses Bahan Pokok, Pemkot Gelar Gerakan Pangan Murah 

Economy

Pertamina Tegaskan Pendaftaran QR Code BBM Subsidi Gratis Sesuai Peruntukan

Economy

CMSE 2025 Usung Tema Pasar Modal untuk Rakyat, Satu Pasar Berjuta Peluang

Economy

Maknai Semangat Iduladha 1447 H, Jasa Raharja Hadir Berbagi untuk Masyarakat melalui Penyaluran Paket Daging Kurban

Economy

Pelatihan Foto Smartphone Karyawan Hotel Santika Ambon

Economy

Kolaborasi Bank Indonesia Maluku bersama Media dan Kreator Digital dalam Edukasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, Cinta Bangga Paham Rupiah, serta QRIS