AMBON, PT – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku melaksanakan audiensi bersama Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku, Kamis, 20 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing, terutama dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang baik di Provinsi Maluku.
Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, mengatakan, audiensi dengan BPKP Maluku merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menurut Haramain, sinergi antarlembaga sangat penting dalam memperkuat pengawasan serta mendorong penerapan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas, termasuk dalam pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi Maluku.
“Kolaborasi dan sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola dan sistem pengawasan, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujar Haramain.
Ia menambahkan, OJK Maluku akan terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan lembaga pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan ekosistem pemerintahan dan sektor keuangan daerah yang semakin sehat dan profesional.
Melalui kerja sama OJK Maluku dan BPKP Maluku, diharapkan sistem pengawasan di daerah semakin kuat serta mampu meningkatkan kualitas tata kelola, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Haramain menegaskan, semangat kolaborasi perlu terus dijaga untuk mendukung terwujudnya Maluku yang semakin maju melalui tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
“Bersinergi, berkolaborasi, untuk Maluku yang semakin maju,” menjadi semangat yang diusung dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara OJK Provinsi Maluku dan BPKP Provinsi Maluku. (PT)








