Home / Pendidikan

Jumat, 24 April 2026 - 11:33 WIB

Musda II KOSGORO 1957 Maluku Resmi Dibuka, Dorong Stabilitas Pembangunan di Tengah Ketidakpastian Global

oplus_32

oplus_32

Ambon, PT- Musyawarah Daerah (Musda) II Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) KOSGORO 1957 Provinsi Maluku resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Maluku, Dominggus Kaya, yang mewakili Gubernur Maluku. Kegiatan ini mengusung tema “Menjaga Stabilitas Pembangunan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global.”

Dalam pembukaan tersebut, turut hadir Ketua Umum KOSGORO 1957, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Sekjen PPK KOSGORO Sabil Rahman, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Plt Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, serta unsur Forkopimda, Pemerintah Kota Ambon, dan Pemerintah Provinsi Maluku.

Selain itu, hadir pula sejumlah pimpinan organisasi dan tokoh politik, di antaranya Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun, Wakil Ketua DPRD Maluku Jhon Lewerissa, serta Ketua SOKSI Maluku Boy Sangadji.

Ketua Panitia Musda II KOSGORO 1957 Maluku, Alhan Faleo, dalam sambutannya menyoroti dampak kenaikan harga minyak terhadap berbagai sektor, khususnya dunia usaha.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pertahanan, Rektor Unpati Terima Kunker Komandan Kodaeral

“Kenaikan harga minyak sangat berdampak pada seluruh sektor, di mana sebagian besar pengurus KOSGORO berasal dari kalangan dunia usaha,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Meski demikian, ia menegaskan kondisi global tersebut tidak menyurutkan semangat kader KOSGORO untuk terus bergerak dan berkontribusi.

“Situasi global ini tidak membuat kader mundur. Saya mengapresiasi kerja panitia sehingga Musda II dapat terselenggara dengan baik dan sukses,” tambahnya.

Ia berharap melalui Musda ini akan lahir pemimpin baru yang mampu membawa KOSGORO menjadi organisasi yang lebih besar dan berpengaruh.

Di kesempatan berbeda, Ketua PDK KOSGORO 1957 Maluku, Elly Toisutta, menegaskan bahwa pembukaan Musda diawali dengan pembacaan sejarah perjalanan KOSGORO 1957 sebagai bagian dari denyut nadi bangsa bersama organisasi sayap seperti SOKSI dan MKGR.

Menurutnya, KOSGORO 1957 memiliki peran penting dalam pembentukan Partai Golkar serta memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembentukan koperasi.

Baca Juga  Formasi CPNS 2024 Dibuka, Pj. Walikota Ambon : Quota Capai 1.264 Formasi

“KOSGORO membuktikan komitmennya dalam membangun ekonomi dari bawah demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Elly Toisutta juga menekankan pentingnya menjalankan Tri Dharma KOSGORO 1957, yaitu pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas.

“Tiga nilai ini menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Maluku secara menyeluruh,” tegasnya.

Ia menambahkan, KOSGORO tidak hanya sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan penggemblengan kader yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.

Dalam menghadapi dinamika global saat ini, Toisutta menilai KOSGORO harus mampu bertransformasi menjadi organisasi yang lebih solid, efektif, dan relevan.

“Sesuai tema Musda, stabilitas adalah fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat di tengah tantangan global.

Sementara itu, Ketua Umum KOSGORO 1957 mengajak seluruh kader untuk tetap solid dalam mengawal program pembangunan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Pemkot Ambon Dukung Penuh Tryout UTBK SNBT

Kab.Maluku Barat Daya

Tambang Tembaga Wetar BKP-BTR Dukung Generasi Muda Kisar Melalui Praktik Kerja Lapangan

Kota Ambon

Pelaksanaan Tes Masuk SMP di Ambon Berjalan Lancar, Dinas Pendidikan Siapkan Evaluasi Zonasi Sekolah

Kota Ambon

Dorong 100% Partisipasi TKN April 2026, Wacana Integrasi AN dan TKA Dikaji

Pendidikan

PKBJJ UT Ambon: Bekali Mahasiswa untuk Sukses dalam Studi

Pendidikan

Meningkatkan Minat Baca Anak di Ambon, Toisutta : Komitmen Pemerintah dan Peran Orang Tua

Pendidikan

Dorong Anak Maluku Raih Pendidikan Tinggi, PJ. Gubernur Maluku Terima Kunjungan Direktur Beasiswa LPDP

Kab. Seram Bagian Barat

Hardiknas 2025, Wabup Tegaskan Komitmen Pemerataan Guru di Daerah Terpencil