Ambon, PT- Kehadiran Mie Gacoan Ambon Rijali tidak hanya menghadirkan destinasi kuliner baru, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal. Sebanyak 120 karyawan direkrut untuk mengoperasikan gerai pertama Mie Gacoan di Kota Ambon.
Area Manager Papua Maluku, Yafet Imanuel, mengatakan seluruh tenaga kerja yang direkrut merupakan putra-putri asli Kota Ambon tanpa melibatkan karyawan dari luar daerah.
“Total karyawan kami sebanyak 120 orang, termasuk jajaran manajemen. Puji Tuhan, semuanya merupakan warga asli Ambon,” kata Yafet saat grand opening Mie Gacoan Ambon, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, pembukaan gerai Mie Gacoan di Ambon sejalan dengan misi perusahaan dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di daerah tempat usaha beroperasi.
“Tujuan utama kami adalah membuka kesempatan kerja bagi putra-putri daerah. Itu menjadi komitmen Mie Gacoan di setiap wilayah,” ujarnya.
Yafet menjelaskan, seluruh karyawan telah menjalani pelatihan intensif sebelum mulai bekerja. Mereka dikirim ke Makassar untuk mengikuti program pelatihan selama tiga hingga enam bulan guna memastikan standar pelayanan dan kualitas produk sesuai dengan standar perusahaan.
“Semua karyawan sudah menyelesaikan pelatihan di Makassar dan kembali ke Ambon pada akhir Juni sebelum gerai resmi beroperasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses rekrutmen telah selesai sehingga untuk saat ini Mie Gacoan Ambon belum membuka lowongan kerja baru.
Terkait operasional, Mie Gacoan Ambon mulai melayani pelanggan setiap hari mulai pukul 08.00 WIT hingga 23.00 WIT. Namun, jam operasional tersebut dapat berubah mengikuti kebijakan manajemen.
Mengenai harga menu, Yafet memastikan seluruh produk ditawarkan dengan harga yang terjangkau.
“Harganya bervariasi, tetapi tetap ramah di kantong, termasuk untuk mahasiswa. Kami sengaja belum mengumumkan daftar harga agar masyarakat datang langsung dan merasakan sendiri pengalaman menikmati Mie Gacoan,” katanya.
Ia juga memastikan tidak ada promo khusus saat pembukaan karena harga yang ditawarkan dinilai sudah sangat terjangkau.
Ke depan, manajemen berharap dapat memperluas jaringan Mie Gacoan di wilayah Maluku. Meski belum mengungkapkan lokasi cabang berikutnya, perusahaan menargetkan penambahan gerai sesuai dengan perkembangan dan antusiasme masyarakat.
“Kami berharap bisa membuka lebih banyak gerai di Maluku. Untuk lokasi berikutnya belum dapat kami sampaikan, namun itu menjadi target pengembangan kami ke depan,” tutup Yafet. (PT)









