Ambon, Pusartimur.com Mengambil bagian dalam bursa pencalonan kepala daerah di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Shufi Majid tawarkan perubahan 2024 saatnya SBB Bangkit.
Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyampaikan , calon bupati yang baru harus membutuhkan energi besar yang baru untuk bisa membuat perubahan di sana.
“Kalau pendekatannya adalah pencapaian indikator ekonomi makro maupun juga berbagai variabel-variabel seperti infrastruktur , akan mengalami kemajuan yang masih belum signifikan. Artinya tugas bupati yang baru memastikan, berbagai persoalan pembangunan yang ada di Kabupaten SBB itu bisa dapat dibenahi,” ungkap Majid usai mengikuti pendalaman calon kepala daerah DPW PKS Maluku, Sabtu (8/6).
Menurutnya , selain itu yang perlu dibenahi yakni pendekatan yang berhubungan dengan pencapaian pembangunan salah satu diantaranya adalah human developer indeks . Indeks pemahaman manusia di SBB , berada pada grade yang masih rendah dibanding dengan kabupaten kota lainnya.
“Padahal dia dekat dengan Kota Ambon, dan mekar juga dengan Kabupaten lainnya seperti Aru Kabupaten Seram Bagian Timur. Ternyata ada problem-problem paling serius yang kemudian menjadi penyebab kenapa human developer indeks SBB itu mengalami ketidak peningkatan yang signifikan,” ucapnya.
Selain itu, yang harus dibenahi di SBB itu adalah soal kesehatan juga pendidikan yang menjadi variabel atau pelayanan dasar untuk peningkatan pembangunan. Juga human developer indeks, dimana indeks pembangunan manusia juga masalah penanggulangan kemiskinan, infrastruktur dan lain sebagainya perlu dibenahi.
“Saya kira kita harus melakukan itu dengan dengan baik, dengan perencanaan yang baik ,dengan kebijakan dan tata kelola yang baik. Termasuk di antaranya adalah tata kelola pemerintahan berbasis pada meristem,” ujarnya.
Namun lanjutnya, SBB memiliki keragaman sehingga selalu kepala daerah juga harus bisa dapat menghimpun seluruh masyarakat. Agar SBB bisa kita bangun secara bersama dengan pemimpin yang baru.
Sementara itu, untuk calon wakil yang akan mendampinginya dalam pertarungan Pilkada 37 November nanti. Dirinya mengakui masih dalam komunikasi. Karena PKS memiliki tiga kursi di DPRD SBB, sehingga tentu membutuhkan koalisi minimal satu partai tambahan untuk kuota 20% sesuai dengan syarat yang ditetapkan KPU. (PT-02)










