Home / Economy

Sabtu, 3 Mei 2025 - 07:39 WIB

Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 Naik, OJK Fokus Edukasi Kelompok Rentan

Jakarta, Pusartimur.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan peningkatan signifikan dalam indeks literasi dan inklusi keuangan nasional melalui Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. Berdasarkan Metode Keberlanjutan, indeks literasi keuangan naik menjadi 66,46% dan indeks inklusi keuangan menjadi 80,51%, meningkat dari 65,43% dan 75,02% pada tahun 2024. Sementara itu, berdasarkan Metode Cakupan DNKI, inklusi bahkan mencapai 92,74%.

Kepala Eksekutif OJK Friderica Widyasari Dewi dan Deputi Statistik Sosial BPS Ateng Hartono menyampaikan bahwa peningkatan ini menjadi landasan penting untuk kebijakan keuangan inklusif ke depan, termasuk penguatan literasi syariah yang saat ini masih di angka 43,42% (literasi) dan 13,41% (inklusi).

Baca Juga  Sky-Bar Swiss-Belhotel Sajikan Moluccas Signature Lunch

Survei yang melibatkan 10.800 responden di 34 provinsi ini juga mengungkapkan bahwa tingkat literasi dan inklusi masih timpang antar kelompok masyarakat. Perempuan, penduduk perdesaan, kelompok usia 15–17 dan 51–79 tahun, serta mereka dengan pendidikan rendah dan pekerjaan informal seperti petani dan nelayan, tercatat memiliki skor yang lebih rendah dari rata-rata nasional.

Data juga menunjukkan bahwa pendidikan tinggi dan status pekerjaan formal seperti pegawai atau profesional sangat berkorelasi dengan literasi dan inklusi keuangan yang tinggi. Bahkan, kelompok pensiunan mencatat inklusi keuangan 100% dalam kedua metode survei.

Baca Juga  Kolaborasi Bersama, Lantamal IX Dukung Bank Indonesia Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2024

Untuk menjawab tantangan ini, OJK menegaskan komitmen memperluas edukasi keuangan kepada kelompok rentan, selaras dengan Peta Jalan OJK 2023–2027, RPJMN 2025–2029, dan RPJPN 2025–2045.

“Masyarakat yang melek keuangan akan lebih mampu mengelola risiko, menabung, berinvestasi, serta memanfaatkan layanan keuangan secara bijak,” ujar Friderica.

Dengan sinergi lintas sektor dan strategi yang tepat sasaran, OJK berharap literasi dan inklusi keuangan dapat terus meningkat demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkeadilan. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

MyPertamina Badminton Cup 2024: Sinergi Pertamina dan PBSI Papua Selatan Mencari Atlet Berbakat

Economy

BPD MALUKU MALUT DUKUNG ASTA CITA INDONESIA

Economy

GUBERNUR GELAR PERTEMUAN BAHAS DIGITALISASI

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Launching Program Unggulan dalam Gelaran Pembukaan Bulan K3

Economy

INDONESIA ANTI-SCAM CENTRE BERHASIL KEMBALIKAN RP161 MILIAR DANA MASYARAKAT KORBAN SCAM

Economy

Dorong Peningkatan Layanan JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tinjau RS Siloam Ambon

Economy

Moluccas Signature Lunch Kembali Hadir di Swiss-Belhotel Ambon – Nikmati Kuliner Khas Maluku Mulai Rp 65.000 All You Can Eat!

Economy

Promo Makanan dan Minuman Spesial di Citruz Kitchen and Bar, Zest Ambon – Nikmati Sensasi Kuliner Lezat dengan Harga Terjangkau