Piru, Pusartimur.com – Sebanyak 2018 siswa dari 16 sekolah di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terpaksa hanya menerima satu saset susu Dancow dan biskuit sebagai pengganti Menu Bergizi Seimbang (MBG), setelah terjadi ledakan di dapur MBG Dusun Resetleman, Pulau Osi, Kecamatan Seram Barat, Kamis (6/11/2025).
Insiden tersebut terjadi akibat kelalaian petugas masak yang menyebabkan tiga unit kompor meledak di dapur MBG. Akibat kejadian itu, seluruh aktivitas masak dihentikan sementara demi keamanan dan proses sterilisasi dapur.
Rosanti, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada dapur MBG Pulau Osi, menjelaskan bahwa peristiwa itu murni musibah dan tidak ada unsur kesengajaan.
“Kejadian ini benar-benar di luar dugaan. Tidak ada unsur kesengajaan apa pun. Kami sudah melaporkan kepada pihak provinsi, TNI, BIN, dan seluruh pihak terkait dengan dapur MBG ini,” ujar Rosanti kepada media, Jumat (7/11/2025).
Rosanti menambahkan, seharusnya menu pengganti tidak hanya berupa susu dan biskuit, tetapi juga telur rebus. Namun karena dapur harus disterilkan setelah kebakaran, maka telur rebus tidak bisa disiapkan.
“Kami sudah menginformasikan kepada pihak sekolah dan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Semoga ke depan tidak lagi terjadi hal seperti ini,” tambahnya.
Sementara itu, beberapa perwakilan siswa dari sekolah terdampak mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Mereka mengatakan, sejak awal program MBG berjalan, belum pernah ada insiden serupa.
“Kami heran, kok cuma dikasih satu bungkus biskuit dan susu. Mungkin anggaran MBG-nya sudah habis,” ujar salah satu siswa sambil bercanda.
Meski demikian, mereka berharap kejadian ini menjadi yang terakhir dan program MBG tetap berjalan normal, mengingat program tersebut merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo dalam mendukung gizi anak sekolah di seluruh Indonesia. (PT)










