Home / DPRD Kota Ambon / Kota Ambon

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:41 WIB

Komisi III DPRD Ambon Soroti Realisasi PAD dan Retribusi Sampah, Minta Kewenangan Penagihan Diperjelas

oplus_32

oplus_32

AMBON, PT-  Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Hary Putra Far-Far, menegaskan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kondisi fiskal daerah yang terdampak kebijakan pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Hary usai rapat internal Komisi III bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra pengumpul PAD di Kota Ambon.

Menurutnya, rapat tersebut membahas dua substansi utama, yakni realisasi PAD dan berbagai kendala yang dihadapi OPD dalam proses penarikan pajak serta retribusi daerah.

“Dalam kondisi fiskal daerah saat ini, satu-satunya solusi agar pembangunan dan seluruh kerja pemerintah tetap berjalan adalah meningkatkan PAD dari OPD pengumpul,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Empat OPD mitra Komisi III yang menjadi fokus pembahasan yakni Dinas Perhubungan Kota Ambon, Dinas Pertanian Kota Ambon, Dinas Perikanan Kota Ambon, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon.

Hary menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi, pihaknya optimistis sejumlah item pajak dan retribusi yang dikelola OPD dapat mencapai target hingga akhir tahun. Bahkan, khusus untuk Dinas Perhubungan, realisasi retribusi sewa Barang Milik Daerah (BMD) diprediksi melampaui target.

Baca Juga  Wawali : Pemkot Ambon Hadir Menjawab Keresahan Masyarakat

Namun demikian, Komisi III masih menyoroti persoalan retribusi sampah rumah tangga dan sampah bisnis yang dinilai belum memiliki formula penagihan yang jelas.

“Kami mengapresiasi upaya Dinas Lingkungan Hidup, tetapi memang masih ada persoalan terkait formula penagihan retribusi sampah rumah tangga maupun sampah bisnis,” katanya.

Ia menegaskan seluruh kebijakan penarikan retribusi harus tetap mengacu pada regulasi dan amanat undang-undang yang berlaku.

“Tidak boleh ada langkah atau tindakan di luar aturan dan regulasi yang mengaturnya,” tegas Hary.

Komisi III juga akan menjadwalkan rapat evaluasi secara berkala setiap awal triwulan guna memantau progres realisasi pajak dan retribusi dari seluruh OPD pengumpul PAD.

Selain itu, DPRD menyoroti adanya dugaan tumpang tindih kewenangan antara Badan Pendapatan Daerah Kota Ambon dan Dinas Lingkungan Hidup terkait penagihan retribusi sampah bisnis.

Menurut Hary, persoalan tersebut harus segera diselesaikan agar penarikan retribusi menjadi lebih terstruktur dan target pendapatan tidak tumpang tindih.

“Kalau kewenangan penagihan ada di Bapenda, maka harus diserahkan sepenuhnya. Tetapi jika sesuai aturan menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup, maka target di Bapenda harus dihapus,” jelasnya.

Baca Juga  Pemkot Ambon Respons Cepat Gangguan Server Saat Tes SPMB 2025

Dalam rapat tersebut juga terungkap bahwa target retribusi sampah pada Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon sebesar Rp3,7 miliar baru terealisasi sekitar Rp447 juta atau 12 persen.

Sementara di Bapenda, target retribusi sampah bisnis juga tercatat sebesar Rp6 miliar sehingga dinilai menimbulkan tumpang tindih kewenangan.

Komisi III turut menyoroti pengelolaan sampah dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Hary, dapur MBG menghasilkan volume sampah yang cukup besar karena melayani ribuan porsi makanan setiap hari.

Karena itu, DPRD meminta Dinas Lingkungan Hidup segera melakukan kajian dan kalkulasi penarikan retribusi sampah bisnis terhadap dapur MBG sesuai aturan yang berlaku.

Selain aspek retribusi, DPRD juga meminta adanya kajian terkait dampak lingkungan dari operasional dapur MBG, termasuk dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL).

“Kami mendukung program pemerintah, tetapi dampak lingkungannya juga harus diperhatikan agar tidak menimbulkan polusi dan masalah baru di masyarakat,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota Ambon

DPRD Ambon Sambut Kapolresta yang Baru

Headline

Ketua DPRD Ambon Minta Wali Kota Percepat Penetapan Raja Definitif di 9 Negeri Adat, Soya Jadi Sorotan

Kota Ambon

Kota Ambon Raih Predikat “Sangat Baik” pada ITKP 2025

Kota Ambon

Matahelemual :  Pj KPN Soya Hanya Memfasilitasi Proses Pemilihan Raja

Kota Ambon

VANATH : GUBERNUR MILIKI SPIRIT JADIKAN BPDM SEBAGAI LOKOMOTIF PERGERAKAN EKONOMI DI MALUKU DAN MALUKU UTARA

Kota Ambon

PVL On the Spot di PuskesmasTulehu Hasilkan 22 Akses Masyarakat

Economy

Pemerintah Kota Ambon Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok & Stabilitas Harga Menjelang Idul Fitri

Kota Ambon

23 Tahun Menunggu, Akhirnya Warga di Jemaat Kezia Bisa Menikmati Air Bersih