Home / Economy

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:29 WIB

KOLABORASI PT ANGKASA PURA INDONESIA (PERSERO) KANTOR CABANG BANDARA PATTIMURA DAN YBKN: SINERGI PENINGKATAN K3 MELALUI KNOWLEDGE SHARING P3K DAN EDUKASI PENCEGAHAN TUMOR DAN KANKER

AMBON, PT-  Pihak internal perusahaan melakukan knowledge Sharing P3K kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari perwakilan Yayasan Binaan Kanker Nusantara (YBKN) Cabang Provinsi Maluku terkait sosialisasi pencegahan dan deteksi dini tumor serta kanker di ruang rapat gedung administrasi lantai 2 pagi ini.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.30 WIT tersebut merupakan wujud nyata dari kepedulian perusahaan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar mengenai pentingnya mencegah dan menyadari adanya gejala awal kanker sejak dini.

 

Pada sesi pertama, pemateri dari pihak internal perusahaan memandu sesi *_knowledge sharing_ terkait Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)*. Sesi ini bertujuan memberdayakan peserta dengan pengetahuan krusial dalam menangani kegawatdaruratan di lingkungan kerja maupun sehari-hari.

Baca Juga  OJK Paparkan Kondisi Terkini Sektor Jasa Keuangan dan Langkah Kebijakan untuk Menjaga Stabilitas

 

Para peserta diedukasi mengenai prinsip keselamatan dasar, yakni memastikan keamanan lokasi kejadian sebelum memberikan pertolongan. Selain itu, diperkenalkan juga metode evaluasi tingkat kesadaran korban menggunakan teknik ASNT (Awas, Suara, Nyeri, Tidak merespon) dan observasi fisik LDR (Lihat, Dengar, Rasakan) sebagai standar tindakan sebelum kedatangan bantuan medis profesional.

 

“Kepanikan sering kali menjadi musuh utama saat terjadi kecelakaan. Dengan membekali karyawan menggunakan metode evaluasi sederhana seperti ASNT dan LDR, kita berharap mereka dapat memberikan pertolongan pertama yang tepat dan terukur sebelum tenaga medis tiba,” ujar Perwakilan manajemen perusahaan selaku pihak internal yang memberikan materi terkait P3K.

 

Memasuki sesi kedua, kegiatan dilanjutkan dengan *penyuluhan pencegahan tumor dan kanker* yang dipandu secara langsung oleh Ibu Nisa, perwakilan resmi dari YBKN. Ibu Nisa memaparkan edukasi medis terkait berbagai ancaman penyakit, mulai dari kanker ganas yang sulit dideteksi dini seperti kanker nasofaring, hingga karakteristik tumor jinak seperti lipoma dan fibroadenoma mammae (FAM). Beliau juga memberikan peringatan penting bahwa pasien yang telah menjalani operasi pengangkatan kanker tetap berisiko mengalami kekambuhan dalam 1 hingga 3 tahun jika tidak diimbangi dengan perawatan pencegahan yang konsisten.

Baca Juga  OJK TEGASKAN KOMITMEN PERKUAT TRANSPARANSI DAN INTEGRITAS PASAR MODAL INDONESIA

 

“Banyak jenis kanker, seperti kanker nasofaring, tidak menunjukkan gejala spesifik pada stadium awal sehingga sering kali terlambat disadari. Kami dari YBKN terus menekankan bahwa deteksi dini dan perawatan pencegahan secara konsisten adalah kunci, bahkan bagi mereka yang sudah pernah menjalani operasi pengangkatan tumor,” tegas Ibu Nisa, perwakilan Yayasan Binaan Kanker Nusantara. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Walikota Tual Minta Dukungan Bank Indonesia untuk Digital Farming dan Aplikasi Perikanan

Economy

Wakil Wali Kota Ambon Buka Pelatihan Penguatan Kapasitas UMKM Perempuan Maluku, Dorong Kolaborasi dan Daya Saing Usaha

Economy

Pemkot Ambon & Pertamina Patra Niaga: Stok BBM Cukup, Mari Gunakan BBM Sesuai Kebutuhan

Economy

Telkomsel Siaga PAMASUKA Sambut Natal dan Tahun Baru 2024/2025 dengan Koneksi dan Layanan Digital Terdepan

Economy

Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Maluku, ASDP Operasikan Kapal 24 Jam di Lintasan Hunimua–Waipirit

Economy

Wawali Sambut Pembukaan Kantor Konsulat Belanda di Kota Ambon 

Economy

Antisipasi Kenaikan Permintaan Jelang Idul Adha 1446 H, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Papua Maluku Aman

Economy

Super Brand Day Telkomsel dan Erajaya di Indonesia Timur, Berikan Banyak Keuntungan Pelanggan dari Diskon hingga Hiburan Digital Gratis