Ambon, PT- Menjelang Hari Idul Fitri 1447 H/2026, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon menggelar pasar murah.
Pasar Murah pertama digelar di Kawasan Wara, RW 19 Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (3/3/2026).
Walikota Ambon, Bodewin Wattimena mengatakan, Kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemkot Ambon dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan nasional.
Dengan itu, Ia mengaku, berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari yang diumumkan bulan Maret, inflasi nasional mengalami kenaikan signifikan. Hal yang sama juga terjadi di Provinsi Maluku dan Kota Ambon, dengan angka inflasi mencapai 5,9 persen.

Meningkatnya kebutuhan masyarakat yang tidak sebanding dengan ketersediaan stok menjadi salah satu penyebab utama kenaikan harga. Kondisi ini jika tidak ditangani secara tepat dapat berdampak pada: Sulitnya masyarakat mengakses kebutuhan pokok, Penurunan daya beli, Perlambatan pertumbuhan ekonomi Kota Ambon, Peningkatan angka kemiskinan.
Karena itu, seluruh jajaran pemerintah diminta mengambil langkah terukur untuk mengendalikan inflasi dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjangkau.
Lanjutnya, Sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, Pemkot Ambon menjual paket kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah harga pasar.
Jika harga normal paket sembako di pasar mencapai Rp135.000, maka Pemerintah Kota Ambon memberikan subsidi sebesar Rp83.000. Masyarakat cukup membayar Rp55.000 untuk mendapatkan paket tersebut.
Artinya, lebih dari setengah harga paket disubsidi oleh pemerintah guna mengurangi beban masyarakat, khususnya umat Islam yang akan merayakan Idul Fitri.
Program pasar murah ini akan dilaksanakan di berbagai kecamatan di Kota Ambon agar distribusi bantuan merata dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Ia menegaskan pentingnya prinsip keadilan dalam pelaksanaan program ini. Bantuan harus tepat sasaran agar memberikan dampak nyata dan tidak gagal dalam implementasi.
Melalui kegiatan pasar murah ini, Pemkot Ambon ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat dalam kondisi sulit, terutama saat harga kebutuhan pokok meningkat menjelang hari raya.
Ia berharap, Program ini mampu menekan dampak inflasi, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (PT)










