Piru Pusartimur.com – Gubernur Maluku Hendrik Lewerisa beserta rombongan hadiri kegiatan Lisabata Panggel pulang sekaligus membuka turnamen Bola Volli IdulFitri cap di Desa Lisabata , Kecamatan Taniwel ,kabupaten Seram bagian barat pada Rabu 25 Maret 2026 .
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI dapil Maluku Alimudin Kolatlena. Dari partai Gerindra , serta staf dari kementrian Hukum dan hak asasi manusia, unsur Forkopimda propinsi Maluku , salai itu juga hadir Bupati kabupaten SBB Bpk .Asri Arman dan wakil Bupati Selfinus Kainama.
Rangkaian kegiatan yang cukup panjang ini diawali dengan .prosesi adat , selayang pandang serta makan patita bersama dengan seluruh masyarakat Desa Lisabata dan pela.gandong.yang turut hadir dalam acara tersebut . Setelah itu dilanjutkan dengan pembukaan pertandingan turnamen Bola Volli IdulFitri cap 1.
Setelah semua kegiatan pembacaan sambutan dari Bapak Bupati kabupaten SBB, kemudian Bapak Gubernur Maluku dan acara seremonial lainya berupa tari-tarian selesai acara kemudian di tutup.oleh Bapak gubernur.
Namun ketika Beliau di minta wawancara oleh pihak media terkait pembangunan Maluku Integreted Port ( MIP ) secara terbuka Bapak gubernur menyampaikan kalu penentuan lokasi itu di.atur oleh pemerintah Pusat. Jadi kita tinggal mengikuti saja . selain itu juga. Secara. Terbuka Dirinya menyatakan kalau SBB tidak layak untuk pembangunan MIP.
Sungguh sangat disayangkan ,pernyataan dari Gubernur Maluku bapak Hendrik Lewerisa tersebut sangat mematahkan semangat dari parah warga masyarakat Seantero kabupaten SBB , pasalnya pernyataan ini sangatlah bertentangan dengan apa .yang suda di gembar gemborkan Bapak gubernur dan wakilnya ketika mereka dilantik satu tahun kemarin.
Salah satu warga Taniwel kabupaten SBB , yang diwawancarai awak media setelah pernyataan keras dari Bapak Gubernur bahwa SBB sangat tidak layak untuk pembangunan MIP merasa kalau selama ini kita di SBB hanya di tipu dengan janji janji manis dari awal , jadi dirinya menarik kesimpulan kalau safari dan kunjungan bapak gubernur dan wakilnya di SBB blakangan ini hanyalah mencari simpati semata untuk.menutupi janji palsu mereka. (PT)









