Home / Kota Ambon

Sabtu, 14 Februari 2026 - 23:22 WIB

Festival Imlek 2577 di Ambon Dorong Ekonomi Kreatif dan Perkuat Toleransi Antarumat

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT-  Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026 di Kota Ambon berlangsung meriah dan penuh makna.

Festival Imlek yang digelar Pemerintah Kota Ambon bersama masyarakat keturunan Tionghoa ini tidak hanya menjadi momentum budaya dan spiritual, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta mempererat keharmonisan antarumat beragama.

Ketua Panitia Festival Imlek 2026, Sandra Berhitu, mengatakan bahwa perayaan Imlek menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan menyebarkan kebaikan.

“Perayaan Imlek adalah wujud rasa syukur sekaligus momentum mempererat keharmonisan. Melalui berbagai rangkaian kegiatan hari ini, kami ingin memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu Malam.

Festival Imlek tahun ini diawali dengan pameran yang melibatkan 84 UMKM Kota Ambon sebagai representasi dari 17 subsektor ekonomi kreatif. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap 17 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon periode 2025–2030, khususnya poin ketujuh tentang penguatan eksposisi ekonomi kreatif.

Sandra menjelaskan, kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDRB Kota Ambon pada tahun 2020 mencapai Rp158 miliar dengan pendapatan per kapita sebesar Rp673.919. Ia berharap, Festival Imlek 2026 mampu kembali mendongkrak pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

Baca Juga  Polres SBB Siap Melaksanakan Pengamanan Nataru

Kegiatan ini turut didukung sponsor dari mitra kerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa perayaan Imlek kini telah menjadi bagian dari kalender pariwisata Kota Ambon.

Ia mengingatkan bahwa sejak 2024, perayaan Imlek mulai ditetapkan sebagai agenda resmi pariwisata daerah. Menurutnya, event berbasis budaya dan keagamaan memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata.

“Kalau hanya mengandalkan wisata alam, itu tidak cukup. Kita perlu menghadirkan atraksi budaya dan religi yang memberikan daya tarik tambahan bagi wisatawan,” kata Bodewin.

Selain Imlek, Pemerintah Kota Ambon juga menggelar berbagai event tahunan seperti Festival Ramadan, Festival Nusantara Laut, dan Festival Santa Claus sebagai strategi mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Bodewin menegaskan bahwa Ambon adalah kota yang heterogen dan majemuk. Karena itu, seluruh warga harus mendapatkan akses dan ruang yang sama untuk merayakan hari besar keagamaan masing-masing.

Ia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan penyebutan “Warga Kota Ambon keturunan Tionghoa” sebagai bentuk penegasan identitas bahwa Ambon adalah rumah bersama.

Baca Juga  Kanwil  Agama Promal Akan Kembalikan Anggaran Proyek Miliaran Rupiah

“Perayaan seperti ini membuktikan bahwa tagline persaudaraan di Ambon bukan sekadar narasi, tetapi tindakan nyata,” tegasnya.

Tidak hanya seremonial, perayaan Imlek 2577 juga diwarnai aksi berbagi kasih kepada masyarakat kurang mampu. Pemerintah Kota Ambon mendorong agar perayaan ke depan lebih banyak diisi dengan kegiatan sosial dibanding seremoni.

Wali Kota mencontohkan perayaan Natal sebelumnya yang berhasil menyalurkan tiga unit ambulans dan 2.000 paket sembako kepada masyarakat.

“Perayaan keagamaan harus berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyinggung upaya pemerintah dalam meningkatkan pengelolaan sampah. Tahun ini, Pemkot Ambon berupaya menghadirkan tempat sampah yang lebih higienis serta menyiapkan gerobak pengangkut sampah untuk menjangkau lorong-lorong permukiman warga.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk warga keturunan Tionghoa, untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan kota.

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, kami mengucapkan selamat merayakan Imlek 2577 Tahun 2026. Semoga kebahagiaan dan persaudaraan terus terjalin di Kota Ambon,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Wujud Komitmen Jaga Toleransi dan Kerukunan, Pemkot Lantik Pengurus FKUB dan Dewan Penasehat FKUB Periode 2025- 2030

Economy

Walikota Ambon: Dalam Keterbatasan, Pemkot Tetap Berkomitmen Memberikan Pelayanan Terbaik

Kota Ambon

Strategi Pemkot Ambon Kendalikan Inflasi dan Tindak Pungli ASN

Kota Ambon

Nikijuluw: PDIP Ambon Dukung Pemerintah, Namun Tetap Kritis Demi Rakyat

Kota Ambon

PVL On the Spot di PuskesmasTulehu Hasilkan 22 Akses Masyarakat

Kota Ambon

Pemkot Ambon Tekankan Pentingnya RDTR untuk Penataan Kota yang Teratur, Modern, dan Berkelanjutan

Kota Ambon

Walikota Ambon Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa: Bukti Meningkatnya Iklim Demokrasi di Kota Ambon

Kota Ambon

Perkuat Reformasi Pelayanan Publik, Pemkot Ambon – Ombudsman RI Teken MoU