Home / Economy

Senin, 7 Oktober 2024 - 13:37 WIB

Edi Mangun: Pendaftar QR Code Pertalite Capai 66.778 Kendaraan di Papua Maluku

Jayapura, Pusartimur.com – Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Edi Mangun menyebutkan bahwa pendaftar QR Code Pertalite di Papua Maluku mencapai 66.778 kendaraan.

“Hingga awal Oktober 2024 ini telah tercatat 66.778 pengguna Pertalite yang sudah terverifikasi dan mendapatkan QR Code dalam lingkup wilayah Papua Maluku,” ujar Edi mengawali.

Lanjutnya, pendaftaran Program Subsidi Tepat QR Code Pertalite ini berlaku untuk kendaraan roda empat. Dan jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan perluasan pendataan QR Code Pertalite secara bertahap.

“Saat ini kami bersama fungsi retail terus mendata pendaftaran QR Code Pertalite, kami menghimbau kepada masyarakat yang memiliki kendaraan roda empat untuk segera daftar agar BBM bersubsidi dapat benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak,” katanya.

Baca Juga  Telkomsel Luncurkan PMDB 2025 di Unpatti

Bagi konsumen yang ingin melakukan pendaftaran QR Code Pertalite, perlu menyiapkan dokumen sebagai berikut: foto KTP, foto STNK (tampak depan dan belakang), foto kendaraan tampak depan dan samping agar terlihat roda dan nomor polisi dan foto KIR bagi kendaraan pengguna KIR.

Terkait seluruh dokumen agar dipastikan terbaca dengan jelas dan dikirim dalam format foto (jpg). Selain itu, pastikan foto yang diunggah jelas terlihat nomor polisi dengan resolusi tinggi agar memudahkan proses verifikasi.

Baca Juga  Terobosan Atasi Tunggakan Iuran, BPJS Kesehatan Sempurnakan Program Cicilan dan Endowment Fund

“Nah nantinya ketika sudah terverifikasi, harap mengunduh atau mencetak QR code yang sudah diterima atau di-screenshot secara soft copy untuk digunakan saat pengisian di SPBU Pertamina,” jelasnya.

Terakhir, Edi menegaskan tujuan dari terlaksananya program ini agar penyaluran BBM Subsidi dapat sesuai dengan segmentasi yang diatur oleh Pemerintah.

“Ini menunjukkan komitmen Pertamina bersama Pemerintah dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam penyaluran subsidi. Dengan adanya data yang akurat tentang pengguna bahan bakar bersubsidi, tentu akan memudahkan dalam melakukan pemantauan serta mengendalikan penyaluran tersebut,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Bangun Ekonomi Kreatif, Resmi Negeri Laha Dijadikan Desa Wisata

Economy

Harga BBM Per 1 November, Edi Mangun : Pertamax Tidak Ada Perubahan Harga

Economy

STABILITAS SEKTOR JASA KEUANGAN TERJAGA DI TENGAH MENINGKATNYA KETIDAKPASTIAN GLOBAL

Economy

OJK DAN BAPPEBTI AKHIRI MASA TRANSISI PERALIHAN PENGATURAN DAN PENGAWASAN ASET KEUANGAN DIGITAL

Economy

Barends Soroti Pemangkasan Anggaran Rp1,3 Triliun, Maluku Terancam Resesi

Economy

PERKUAT TALENTA DIGITAL, OJK DAN BI INISIASI PUSAT INOVASI DIGITAL INDONESIA

Economy

Menteri Perhubungan, Kakorlantas Polri, dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak 

Economy

Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Jasa Raharja Diwakili PJJR Samsat Masohi Bersama Para Stakeholder