Ambon, PT – PT Pegadaian Area Ambon resmi meluncurkan Aplikasi TRING by Pegadaian melalui kegiatan Festival TRING tahap II 2025 yang digelar di Pattimura Park, Kota Ambon, sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan digital dan memperluas akses investasi emas bagi masyarakat.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Panitia Pelaksana yang diketuai oleh Samsul, dengan periode pelaksanaan mulai 30 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026. Program ini dirancang khusus untuk mendukung transformasi digital Pegadaian sekaligus memperkuat brand exposure layanan keuangan berbasis aplikasi.

Ketua Panitia Samsul menjelaskan, Festival TRING tahap 2 mengusung tiga misi utama, yakni:
Edukasi dan Literasi Keuangan
Mengenalkan layanan keuangan digital melalui Aplikasi TRING serta mengedukasi masyarakat tentang investasi emas yang aman, legal, dan berkelanjutan.
Penetrasi Pasar dan Komunitas Lokal
Menjangkau segmen pasar baru melalui pendekatan partisipatif, rekreatif, dan berbasis komunitas di Kota Ambon.
Apresiasi Nasabah Pegadaian
Memberikan penghargaan kepada nasabah setia Pegadaian yang aktif bertransaksi produk emas melalui Aplikasi TRING.
Selain agenda utama peluncuran Aplikasi TRING Pegadaian, panitia juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, antara lain: Bazar UMKM binaan Pegadaian dan pelaku usaha lokal Provinsi Maluku, Bandara Emas, penawaran khusus produk investasi dan perhiasan emas, Wahana permainan dan hiburan keluarga, TRING Corner, layanan aktivasi dan edukasi digital Pegadaian, Apresiasi Nasabah, bagi pengguna aktif aplikasi TRING.

Deputi Bisnis Pegadaian Area Ambon, Hardsal Rahman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Ambon dan perwakilan OJK sebagai bentuk dukungan terhadap literasi keuangan masyarakat.
Menurutnya, peluncuran Aplikasi TRING memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi tanpa harus datang langsung ke outlet Pegadaian, terutama bagi ibu rumah tangga dan masyarakat dengan mobilitas tinggi.
“Melalui aplikasi ini, Pegadaian tidak hanya menyediakan layanan transaksi, tetapi juga membantu masyarakat menata perencanaan keuangan dan investasi masa depan, termasuk investasi emas untuk keluarga dan anak cucu,” ujarnya.
Ia juga menegaskan keterlibatan UMKM sebagai bagian dari misi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi Pemerintah Kota Ambon.
Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi keuangan di era digital. Menurutnya, kemudahan akses layanan keuangan harus diimbangi dengan pemahaman yang baik agar masyarakat terhindar dari risiko investasi bodong, pinjaman ilegal, dan penipuan digital.
“Peluncuran Aplikasi TRING Pegadaian menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan akses layanan keuangan, khususnya di wilayah kepulauan dan kawasan Timur Indonesia,” kata Wattimena.
Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, mendukung penuh penguatan literasi finansial karena berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat, dan ketahanan sosial ekonomi daerah.
Ia juga mengajak Pegadaian untuk terus memperluas edukasi keuangan hingga ke sekolah, kampus, dan komunitas masyarakat di Kota Ambon.
Melalui Festival TRING 2026, Pegadaian dan Pemerintah Kota Ambon berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menabung dan berinvestasi sejak dini, khususnya melalui tabungan emas Pegadaian yang aman, mudah, dan terjangkau.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun generasi emas Indonesia yang cerdas finansial dan siap menghadapi masa depan. (PT)










