Home / Kota Ambon

Jumat, 21 November 2025 - 11:12 WIB

Desa Hunut Wakili Kota Ambon dalam Lomba Keluarga Sehat Tangguh Bencana 2025

oplus_0

oplus_0

AMBON, PT-  Desa Hunut ditunjuk oleh Pemerintah Kota Ambon untuk mewakili kota dalam Lomba Keluarga Sehat Tangguh Bencana 2025, Jumat (21/11/2025).

Penunjukan ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Hunut, Yondri Kappuw, yang mengakui persiapan menuju lomba tersebut berlangsung sangat singkat, yakni hanya dua minggu.

Menurut, meskipun waktu persiapan terbatas, pihaknya tetap optimis karena dukungan penuh dari tim dan kader desa, khususnya kader posyandu yang selama ini aktif menjalankan program kesehatan dan edukasi masyarakat.

Ia menjelaskan,  persiapan menuju lomba dilakukan dalam waktu singkat karena penunjukan baru diterima pada akhir 2025.

Namun, ia menegaskan bahwa kualitas pendampingan dan kegiatan posyandu selama ini sudah berjalan baik, sehingga mampu menjadi nilai positif di mata tim penilai.

“Persiapan hanya dua minggu, tapi tim memberikan usaha terbaik. Kami tetap menerima hasil dengan lapang dada, karena banyak kekurangan yang bisa diperbaiki ke depan,” ujarnya.

Baca Juga  DLHP Ambon Bahas Pengelolaan BBM Persampahan Bersama Pertamina

Ia menambahkan, beberapa kendala teknis terjadi, termasuk keterbatasan waktu dan fasilitas pendukung.

Selain itu, Desa Hunut memiliki sejumlah inovasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang menjadi kekuatan utama dalam lomba. Beberapa inovasi yang dijalankan kader posyandu antara lain: Layanan jemput bola untuk anak-anak yang tidak sempat datang ke posyandu. Penimbangan keliling menggunakan alat portabel ke rumah-rumah warga. Edukasi nutrisi dan pendampingan pemberian makanan tambahan (PMT). Tiga posyandu aktif yang rutin melaksanakan pemantauan tumbuh kembang anak.

Menurutnya, inovasi-inovasi ini muncul karena beberapa kendala yang dihadapi masyarakat, terutama orang tua yang bekerja di pasar atau memiliki waktu terbatas untuk membawa anak ke posyandu.

“Ada orang tua yang sibuk bekerja, sehingga anak sering dititipkan ke nenek. Untuk itu, kader kami turun langsung menjemput atau menimbang di rumah agar data pertumbuhan anak tetap terpantau,” jelasnya.

Baca Juga  Carnaval Budaya dan Baris Indah Antar Pelajar Jadi Daya Tarik Dalam Menyongsong HUT RI

Ia juga menyinggung mengenai kasus gizi yang sempat ditemukan pada tahun 2023, di mana seorang anak berusia 3 tahun memiliki berat badan setara bayi 8 bulan. Namun hal ini segera ditangani dengan program pendampingan dan edukasi oleh kader posyandu.

Ia menegaskan, jika terdapat kesalahan data maupun pemahaman, pihak desa dan posyandu siap melakukan klarifikasi agar penanganan tumbuh kembang anak tetap akurat.

Ia berharap,  keberhasilan Desa Hunut dalam menjalankan berbagai program kesehatan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas.

“Masyarakat sekarang sudah semakin paham pentingnya posyandu. Edukasi kader dan pendampingan PMT sangat membantu meningkatkan kesadaran orang tua,” katanya.

Ia berharap dukungan pemerintah terus mengalir, agar inovasi yang ada bisa dikembangkan lebih baik untuk mewujudkan keluarga sehat dan tangguh di Desa Hunut maupun di seluruh wilayah Kota Ambon. (PT)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Kejati Maluku Laksanakan Pelatihan Peningkatan SDM Tim Manajemen Media

Kota Ambon

Wisuda Sekolah Lansia BKL Ceria Kota Ambon 2025, Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri, dan Produktif

Kota Ambon

Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, Dinas Perikanan Terfokus Pada Tiga Aspek Utama

Kota Ambon

Nel Hehanussa: Wajib Pajak di Ambon Harus Melunasi Tunggakan Pajak dan Retribusi Daerah

Kota Ambon

Wali Kota Ambon  Terapkan Skema Kerja Baru ASN

Kota Ambon

Prajurit Tangkas Lanud Pattimura Juara IBCA-MMA Gubernur Maluku Cup II Tahun 2024

Kota Ambon

OJK Provinsi Maluku Dukung Aksi Peduli Penanggulangan Stunting Bersama Kodam XV/Pattimura

Kota Ambon

Pastikan Pembangunan Tidak Stagnan, Pemkot Ambon Siapkan Pinjaman Senilai Rp200 Miliar