Home / Uncategorized

Rabu, 29 Oktober 2025 - 11:25 WIB

BPPRD Ambon Dorong Kemandirian Fiskal lewat Koordinasi Pajak

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Ambon, Roy de Fretes, menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi dan rekonsiliasi pajak yang digelar hari ini bertujuan untuk memperkuat sinergi pengelolaan pajak antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Maluku.

Menurut De Fretes, kegiatan ini penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Opsen merupakan pungutan tambahan yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota terhadap pajak yang dikelola pemerintah provinsi, khususnya untuk PKB dan BBNKB,” jelasnya kepada media, Rabu (29/10/2025).

Baca Juga  Resepsi HUT ke-45 AMGPM Ranting Cristy Natalia: Momentum Refleksi dan Pengabdian

Ia menambahkan, selain opsen dari kabupaten/kota ke provinsi, terdapat juga opsen MLB dari provinsi ke kabupaten/kota sebagai bentuk kebijakan baru dalam pengelolaan pajak daerah. Namun, Ia mengakui dalam pelaksanaannya, masih terdapat ketimpangan antar daerah.

“Tidak semua kabupaten/kota memiliki kemampuan pengelolaan yang sama, masih ada yang belum sejajar. Karena itu, koordinasi dan tukar informasi antar daerah sangat dibutuhkan agar pelaksanaannya bisa seragam dan optimal,” ujarnya.

Lanjutnya, mengungkapkan bahwa tantangan ke depan semakin berat karena pemerintah pusat akan melakukan efisiensi anggaran yang berdampak pada pengurangan transfer ke daerah.

Baca Juga  Jasa Raharja Jamin Seluruh Penumpang Minibus yang Mengalami Kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo

“Tahun depan, Kota Ambon akan mengalami pemotongan dana transfer sebesar Rp163 miliar, sedangkan untuk provinsi diperkirakan mencapai Rp370 miliar,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, BPPRD Kota Ambon berkomitmen untuk memperkuat pengelolaan pajak daerah agar dapat mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat.

“Pungutan pajak daerah menjadi hal yang sangat penting. Kita harus bekerja keras agar bisa meningkatkan pendapatan asli daerah dan mendukung kemandirian fiskal,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Klarifikasi Terkait Simbol Jari Sarangheo Damai

Uncategorized

*Dankodam IX Ambon Pimpin Pantukhirda Caba dan Cata*

Uncategorized

Meningkatkan Kualitas ASN di Maluku, Gubernur : Disiplin dan Karakter Itu Penting di Bulan Ramadan

Uncategorized

Cuaca Buruk di Laut Banda, Kapal Ikan Tenggelam – 11 ABK Berhasil Diselamatkan

Uncategorized

PU Maluku Rayakan Hari Bakti ke-80, Fokus “Brave Form” Infrastruktur

Uncategorized

GUBERNUR TANDATANGANI PERJANJIAN KERJA SAMA OP4D

Uncategorized

Malam Ramah Tamah Imlek 2576 di Ambon: Pererat Persaudaraan dan Harmoni Sosial

Uncategorized

Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif, DPD GAMKI Sulsel Inisiasi Program “Atmosfer Preneur” 2025