Home / Economy

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:04 WIB

BI Maluku Dorong Ekonomi Berkelanjutan dan Kendali Inflasi 2025-2026

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT-  Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku, Mohamad Latif, menegaskan komitmen BI dalam memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berdaya tahan.

Hal tersebut sejalan dengan tema Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025: “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Daya Tahan.” Kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika Ambon, Rabu (3/12/2025).

Perekonomian Maluku pada Triwulan III 2025 tumbuh sebesar 4,31%, lebih tinggi dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,39%. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor-sektor unggulan seperti: Pertanian, Kehutanan, Perikanan.

Kenaikan produksi perikanan tangkap serta meningkatnya penjualan eceran, terutama kendaraan bermotor roda dua, turut memperkuat kinerja ekonomi.

Inflasi Provinsi Maluku pada November 2025 tercatat sebesar 2,33%, berada dalam rentang sasaran nasional 2,5% ± 1%. Meski biaya distribusi masih relatif tinggi, sinergi kebijakan dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mampu menjaga stabilitas harga.

Baca Juga  Kemenkop Serahkan Daftar Koperasi Jasa Keuangan kepada OJK, Langkah Penting Implementasi UU P2SK

Penggunaan QRIS di Maluku pada November 2025 melampaui target, dengan transaksi mencapai lebih dari 155.714 pengguna dan Rp 100 miliar nilai transaksi. Hal ini menunjukkan akselerasi digitalisasi ekonomi yang semakin kuat.

BI Maluku terus memperluas digitalisasi, terutama pada: Kawasan wisata, UMKM, Pajak dan retribusi daerah, Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), Penguatan UMKM Lewat Sinergi dan Pelatihan.

BI Maluku telah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan daya saing UMKM, antara lain: Program penguatan UMKM dari level dasar hingga siap ekspor, Pelatihan dan pendampingan dengan total penjualan mencapai Rp 200 juta, Pencetakan 21 UMKM “Guru Digital” melalui program Onboarding UMKM, Pelaksanaan dua event regional dengan total transaksi Rp 3,1 miliar, Business matching pembiayaan mencapai Rp 17,3 miliar, Pengendalian Inflasi Lewat Program Konkret.

Sejumlah program inovatif turut berkontribusi menjaga kestabilan harga, seperti: Penguatan produksi lokal, Gerakan Menanam, Digital farming, Sertifikasi nelayan, Penguatan ketahanan pangan daerah, Optimalisasi belanja tidak terduga (BTT) untuk pengendalian inflasi, Distribusi Rupiah dan Edukasi Cinta Rupiah

Baca Juga  Muscab ke-24 SOKSI Kota Ambon: Momentum Konsolidasi dan Regenerasi Kader Muda Golkar

Untuk memastikan ketersediaan uang layak edar, BI Maluku melakukan: Layanan kas titipan bersama perbankan, Layanan kas keliling ke wilayah 3T, Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, Proyeksi Ekonomi Maluku 2026 Tetap Cerah.

Meski menghadapi tantangan pembatasan anggaran nasional, BI Maluku optimis pertumbuhan ekonomi 2026 tetap kuat. Proyeksi pertumbuhan berada pada kisaran: 4,80% – 5,60%, lebih baik dari 2025, Inflasi diproyeksikan terjaga pada 2,5% ± 1%

Faktor pendorongnya meliputi: Permintaan dari negara mitra dagang utama, Stabilitas harga, Kebijakan nilai tukar, Optimalisasi kinerja TPID, Optimisme ke Depan.

Kepala BI Maluku menutup sambutan dengan optimisme bahwa Maluku memiliki banyak potensi dan momentum untuk melakukan transformasi ekonomi.

Inovasi, sinergi, dan kemandirian menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah menuju Indonesia maju. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Sekda Maluku Buka Pendampingan Pelaporan SITPAKD 2025, Tekankan Sinergi Tanpa Ego Sektoral

Economy

Jasa Raharja Serahkan Santunan bagi Keluarga Korban Kecelakaan Bus Probolinggo

Economy

Kolaborasi BPJS dan Gojek, Pastikan Pengemudi Mitra Terlindungi Program JKN

Economy

Peringati HUT ke-65, Jasa Raharja Perkuat Pelayanan Publik yang Relevan dan Berkelanjutan

Economy

Perluas Sosialisasi Program JKN, BPJS Kesehatan Cabang Ambon Kunjungi Desa Saparua

Economy

SERUNAI 2025: Bank Indonesia Maluku Siapkan Rp1,59 Triliun Uang Rupiah Sambut Natal dan Tahun Baru

Economy

Pemkot Ambon Fasilitasi Kendala Perpanjangan Izin Pengecer Minuman Beralkohol di OSS

Economy

JADIKAN MALUKU PUSAT BUDIDAYA RUMPUT LAUT SKALA GLOBAL, GUBERNUR TANDATANGANI MoU DENGAN YSIT