Home / Economy

Jumat, 6 September 2024 - 14:36 WIB

BI : Harga Terkendali, Agustus 2024 Maluku Deflasi

Ambon, Pusartimur.com- Realisasi gabungan kabupaten/kota Provinsi Maluku mengalami deflasi pada Agustus 2024. Angka realisasi gabungan kabupaten/kota IHK di Maluku mengalami deflasi -0,34% (mtm).

Inflasi gabungan kabupaten/kota di Provinsi Maluku terdeflasi lebih dalam dibandingkan nasional sebesar -0,03% (mtm). Secara spasial, deflasi bersumber dari seluruh kota/kabupaten IHK yang mengalami deflasi, dengan Kota Ambon, Kab. Malteng, dan Kota Tual masing-masing tercatat deflasi -0,06% (mtm), -0,76% (mtm), dan -0,47% (mtm).

Hal ini diakui Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Rawindra Adriansah dalam rilis yang diterima media di Ambon, Jumat (6/9/2024).

Realisasi di Maluku yang terdeflasi, utamanya didorong oleh realisasi kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang terkendali. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau terdeflasi sebesar -1,94% (mtm).

Realisasi deflasi utamanya bersumber dari komoditas hortikultura, antara lain: tomat, kangkung, dan sawi hijau dengan andil masing-masing sebesar -0,26% (andil, mtm), -0,19% (andil, mtm), dan -0,17 (andil, mtm).

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Bersama BKKBN Maluku Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Kelas Parenting Tamasya Darling

Penurunan harga pada komoditas hortikultura terjadi di tengah berlangsungnya panen, terutama pada petani yang berlokasi di Kab. Malteng.

Selain itu, program pengendalian inflasi yang intensif dilakukan, terutama pasar murah/gerakan pangan murah/operasi pasar dan subsidi langsung ke pedagang, dinilai mendorong penurunan harga.

Kelompok Transportasi menahan deflasi lebih dalam Maluku. Kelompok Transportasi mengalami inflasi 0,93% (mtm) yang utamanya dipengaruhi oleh tarif angkutan udara dan bensin.

Peningkatan kunjungan wisatawan menjelang puncak calender of event 2024 di Maluku dinilai meningkatkan tekanan harga tarif angkutan udara.

Lebih lanjut, dilakukannya penyesuaian harga BBM non-subsidi oleh Pemerintah juga berdampak pada kenaikan harga bensin. Inflasi tarif angkutan udara dan bensin pada Agustus 2024 masing-masing mencapai 0,05% (andil, mtm) dan 0,04% (andil, mtm).

Secara tahunan, pada Agustus 2024, tekanan inflasi gabungan kabupaten/kota IHK di Provinsi Maluku tetap terkendali dan melandai.

Baca Juga  Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Bandar Udara Pattimura Ambon Gelar Pelatihan Keuangan Untuk UMKM

Inflasi tahunan Agustus 2024 tercatat sebesar 2,58% (yoy), menurun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,71% (yoy).

Meskipun demikian, inflasi tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi Nasional sebesar 2,12% (yoy). Namun, Tingkat inflasi gabungan kota di Provinsi Maluku masih berada dalam rentang sasaran inflasi Nasional tahun 2024 yang ditetapkan pada rentang 2,5+1% (yoy).

Realisasi inflasi Agustus 2024 di Maluku menurun, seiring peran koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk terus memperkuat berbagai upaya sinergis, secara intensif untuk memitigasi terjadinya inflasi, khususnya yang berasal dari Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Adapun, beragam upaya pengendalian inflasi yang dilakukan, antara lain: pasar murah/gerakan pangan murah/operasi pasar dan subsidi langsung ke pedagang yang terus didorong untuk memastikan keterjangkauan harga terutama komoditas perikanan.

Selain itu, dilakukan juga implementasi greenhouse dan hidroponik pada Pondok Pesantren Al-Muuluk dan Al Anshor untuk pengembangan produksi hortikultura. (PT-01).

 

Share :

Baca Juga

Economy

Jelang HUT Kota Ambon ke-450, DLHP Ambon Gelar Penimbangan Sampah Plastik

Economy

BI Maluku Gelar LEKAS, Dorong Perluasan Penggunaan QRIS di Kalangan Mahasiswa

Economy

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 Resmi Dilepas di Ambon: BI Maluku Siapkan Rp 5 Miliar untuk Wilayah 3T

Economy

HADIRI GERAKAN PANGAN MURAH DI TIAL, WAGUB PASTIKAN STOK KEBUTUHAN POKOK TERSEDIA SAMPAI LEBARAN

Economy

Dinas Sosial Provinsi Maluku Kunjungi Dinsos Kota Ambon Bahas Monev Terpadu Bansos dan PKH

Economy

Bandara Pattimura Ambon Laksanakan Program Airport Sehat

Economy

BPJS Kesehatan Perkuat Literasi Jaminan Kesehatan Nasional di Kalangan Akademisi

Economy

Rupiah Talks: Belanja Bijak, Iman Kuat, Dompet Aman