Home / Economy

Jumat, 1 Agustus 2025 - 10:25 WIB

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 Resmi Dilepas di Ambon: BI Maluku Siapkan Rp 5 Miliar untuk Wilayah 3T

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT- Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath secara resmi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025, sebuah misi kemanusiaan dan ekonomi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia Provinsi Maluku bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (Lantamal IX Ambon).

Kegiatan ini diberangkatkan dari Dermaga Irian Lantamal IX Ambon, menggunakan kapal KRI Bawal – 875, Jumat 1 Agustus 2025.

Kegiatan ERB 2025 bertujuan untuk menyediakan uang Rupiah layak edar, menggantikan uang lusuh dari masyarakat, serta memberikan layanan bakti sosial dan pengobatan gratis di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Terluar (3T) di Provinsi Maluku.

Ekspedisi akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 7 Agustus 2025, dan menyasar lima pulau terpencil di Maluku, yaitu: Pulau Ambalau, Pulau Buano, Pulau Seram (Siritaun Wida Timur dan Kilmuri), Pulau Heniar

Bank Indonesia Maluku menyiapkan Rp 5 miliar uang layak edar sebagai modal kerja dalam ekspedisi ini, dengan fokus pada penggantian uang tidak layak edar dan penyediaan edukasi tentang cinta dan pemahaman terhadap Rupiah (CBP Rupiah).

Baca Juga  GUBERNUR MALUKU RESMIKAN PRASASTI CANDI BENTAR DI AMBON

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Abdullah Vanath mengimbau seluruh bupati dan wali kota se-Maluku untuk mendukung penuh kegiatan ini. Ia meminta agar camat dan kepala desa di wilayah yang disinggahi dapat membantu mobilisasi warga.

“Saya harap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk menukar uang lusuh, mendapat layanan kesehatan, dan mengikuti kegiatan sosial yang disediakan,” ujar Vanath.

Kepala BI Provinsi Maluku, Mohammad Latif, menegaskan bahwa ERB merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Mata Uang, yang menyatakan Bank Indonesia sebagai satu-satunya lembaga yang memiliki wewenang mengedarkan Rupiah di seluruh NKRI.

Baca Juga  AGUSTUS 2024 SEKTOR JASA KEUANGAN TERJAGA STABIL, DI TENGAH KETIDAKPASTIAN YANG MASIH TINGGI

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kebijakan clean money policy dan memperluas pemahaman masyarakat tentang cinta, bangga, dan paham terhadap Rupiah,” jelas Latif.

Komandan Lantamal IX Ambon, Brigjen TNI Marinir Suwandi, S.A.P., M.M., menyatakan bahwa kolaborasi dengan BI dalam ERB adalah bentuk nyata sinergi antar-instansi untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit akses.

“Kami menyadari bahwa masih banyak desa yang belum terjangkau oleh program pemerintah. Karena itu, melalui ekspedisi ini, kami bisa membawa manfaat nyata seperti layanan kesehatan dan bantuan sosial langsung ke masyarakat,” ujar Suwandi.

Dia juga menambahkan bahwa pihaknya telah menghubungi pos AL, camat, dan puskesmas di setiap titik pemberhentian untuk memastikan warga dapat berkumpul saat KRI Bawal tiba. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Inflasi Maluku Melandai Ditengah Musim Hujan

Economy

5 Juli Mendatang, Swiss-Belhotel Ambon  Gelar SBAM Ranking 1

Economy

BI–TNI AL Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Maluku, Jangkau 6 Pulau 3T

Economy

Disperindag Ambon – BI Maluku Sosialisasikan Digitalisasi Sistem Pembayaran Bagi Pedagang Kuliner dan Takjil

Economy

Layanan Broadband Telkomsel & IndiHome di Maluku Telah Pulih

Economy

Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan Jadi Capaian Positif Semester Pertama 2025

Economy

Swiss-Belhotel Ambon Apresiasi Kinerja Karyawan Terbaik: Jihan Nurullita dan Cheyenne Sembiring Raih Predikat Best Employee of the Month

Economy

InJourney Airports Resmi Terima 27 Penghargaan Bergengsi ASQ Awards dari ACI