Home / Politik

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:36 WIB

Basri Damis: Maluku Kaya Raya, Jangan Cuma Dapat Kebijakan yang Merugikan

Ambon, PT- Ketua DPW PKB Provinsi Maluku, Basri Damis,  menyoroti keras kebijakan fiskal nasional yang dinilai kurang berpihak pada daerah kepulauan terluar seperti Maluku.

Basri menyebut bahwa usulan pinjaman pemerintah pusat sebesar Rp1,5 triliun bagi daerah tidak cukup untuk mendorong percepatan pembangunan Maluku.

“Kalau mau pinjam 1,5 triliun itu sangat sedikit. Saya minta gubernur mengajukan pinjaman 5 sampai 10 triliun. Maluku ini kaya raya, punya dua blok migas besar Blok Masela dan Blok Binaiya,” tegasnya, Rabu (3/12/2025) dalam kegiatan Musyawarah Wilayah PKB Provinsi Maluku.

Baca Juga  Danrem 151/Binaiya Sampaikan Pesan Penting Dalam Jam Pimpinan

Basri menjelaskan, PKB Maluku telah merumuskan konsep gugus pulau sebagai model percepatan pembangunan berbasis karakter geografis Maluku. Sayangnya, keterbatasan anggaran menghambat implementasi konsep tersebut.

Ia menegaskan, Maluku meminta haknya sendiri, bukan belas kasihan. Dengan kekayaan migas dan perikanan, Maluku berpotensi menjadi provinsi maju dan mandiri.

“Pelajaran dari pertambangan di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara harus kita jadikan acuan. Kita harus kawal pengelolaan sumber daya agar tidak mengulang kegagalan yang sama,” ujarnya.

Baca Juga  Muscab PKB Ambon Resmi Dibuka, Muh Arif Ruba’i Tekankan Peran Partai untuk Rakyat

Basri mengajak seluruh elemen Baim tokoh masyarakat, mahasiswa, wartawan, dan organisasi pemuda untuk ikut mengawasi pengelolaan sumber daya alam Maluku agar benar-benar berpihak pada rakyat.

Muswil PKB Maluku diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi partai, memperjuangkan kebijakan fiskal yang adil, serta mengoptimalkan kekayaan alam Maluku demi kesejahteraan masyarakat. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Watubun: PDI Perjuangan Jadi Inisiator Diskusi Publik Soal Efisiensi Anggaran, Rakyat Harus Didengar

Politik

“Biking Bae Vor Ambon”, Tahapary : Ambon Butuh Seorang Pelayan

Politik

Survei Parameter Konsultido: Elektabilitas Paslon BETA 54.1 Persen

Economy

Barends Soroti Pemangkasan Anggaran Rp1,3 Triliun, Maluku Terancam Resesi

Politik

Reses Perdana Nita Bin Umar di Kota Ambon: Keluhan Warga Soal Sampah dan Drainase Jadi Fokus Utama

Politik

Hadiri Deklarasi Relasi, Ini Harapan HL

Kota Ambon

Hadiri Pelantikan dan Rakerwil, Ini Harapan Wawali Ambon

DPRD Kota Ambon

Solusi Parkir, Kemacetan, dan Penataan Terminal di Kota Ambon, Far-Far:  Komisi III DPRD Dorong Aksi Nyata