AMBON, PT – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku mengajak masyarakat untuk terus menjaga optimisme dan memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah dinamika perekonomian global yang terus berkembang.
Melalui unggahan di media sosial resminya, Bank Indonesia Maluku menegaskan bahwa keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan sinergi dari seluruh elemen bangsa.
“Hal-hal hebat tidak pernah dilakukan oleh satu orang, tapi oleh sebuah tim,” kata Deputi Bank Indonesia Provinsi Maluku Dicky Afrianto, (Senin, 8/6/2026).
Bank Indonesia menggambarkan bahwa dalam sebuah tim, setiap anggota memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi demi mencapai tujuan bersama. Semangat tersebut dinilai sejalan dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sebagai salah satu fondasi penting perekonomian nasional.
Menurut Bank Indonesia, selain didukung oleh berbagai bauran kebijakan dan penguatan sinergi antara otoritas moneter dan fiskal, peran masyarakat juga sangat penting dalam menjaga kepercayaan terhadap Rupiah. Dukungan masyarakat yang dikenal dengan semangat Basudara Rupiah menjadi salah satu faktor yang memperkuat optimisme terhadap ketahanan ekonomi Indonesia.
Bank Indonesia menekankan bahwa menjaga Rupiah bukan hanya tugas lembaga dan pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Indonesia.
“Pada akhirnya, Rupiah tidak hanya dijaga oleh kebijakan, tetapi juga oleh kepercayaan dan kebersamaan kita sebagai sebuah tim,” pesannya.
Melalui kampanye edukasi dan literasi ekonomi yang terus dilakukan, Bank Indonesia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga stabilitas ekonomi nasional serta terus menumbuhkan rasa bangga, cinta, dan percaya terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. (PT)









