Home / Economy

Kamis, 4 Juli 2024 - 18:52 WIB

Inflasi Naik, Pemprov Gelar High Level Meeting TPID

Ambon, Pusartimur.com- Untuk membahas naiknya inflasi dalam beberapa bulan terakhir ini, Pemerintah Provinsi Maluku menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Kegiatan ini dipimpin secara langsung oleh Penjabat Gubernur Maluku, Sadali Ie,  Kamis (4/7/2024), bertempat di Ruang Rapat Lantai 6 Kantor Gubenrur Maluku.

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Maluku beserta seluruh Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan Perbankan, Instansi Vertikal, Pelaku Usaha, dan stakeholder terkait.

Sadali mengatakan, Persoalan inflasi, sampai saat ini masih menjadi konsen Pemerintah Pusat, dan menjadi program prioritas yang harus dilakukan oleh Provinsi Maluku, dimana saat ini inflasi untuk Maluku pada Bulan Juni berada pada angka 3,63% yoy.

Baca Juga  Sombong Jadi Bupati karena Suara Rakyat Dibeli? Gilang Kelyombar Kritik Keras Ricky Jauwerissa di Podcast “Bacarita Tanimbar”

“Dimana berdasarkan data BPS inflasi Kota Ambon menjadi 4,49%, Kota Tual 3,39%, dan Kabupaten Maluku Tengah 2,64% yoy, yang artinya, kita memerlukan langkah bersama dalam menjabarkan strategi 4K, yakni ketersediaan barang, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif,” kata Sadali.

Ia mengatakan, saat ini berdasarkan Kondisi Rill, Kota Ambon dilanda cuaca hujan secara intens, yang menyebabkan harga barang naik, seperti ikan, dimana nelayan kurang mendapatkan hasil tangkapan karena gelombang yang tinggi.

Baca Juga  KUNJUNGAN KERJA DIREKTUR TINDAK PIDANA TERORISME DAN KEJAHATAN LINTAS NEGARA PADA JAM PIDUM KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA DI WILAYAH KEJAKSAAN TINGGI MALUKU

“Pemerintah Daerah telah memberikan bantuan holtikultura seperti greenhouse namun hal itu tidak mencukupi, dan ditambah dengan pelaksanaan pasar murah, dimana rencananya dalam sebulan akan dilakukan selama 5x, dan memberikan bantuan cold storage untuk nelayan tangkap,” tandasnya.

Sadali berharap, melalui rapat ini, semua pihak dapat bekerjasama dalam rangka meringankan beban masyarakat, terutama membantu jika ada terjadi penimbunan baik yang dilakukan oleh pedagang maupun produsen.

“Mari kita bersama melindungi persoalan pengendalian inflasi untuk melindungi hak masyarakat,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

BI Maluku Gandeng PT Jayawi Ambon International Bahas Penguatan Industri Perikanan dan Ekspor Tuna

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Dukung UMKM Melek Digital Marketing

Economy

Harga Terkendali, Inflasi Juli 2024 Melandai

Economy

Dihadiri Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Pertamina Patra Niaga Tutup Akhir Tahun dengan Resmikan 19 Titik Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di Maluku-Papua

Economy

“Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025: Perkuat Kedaulatan Rupiah di 90 Pulau 3T”

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Launching Program Unggulan dalam Gelaran Pembukaan Bulan K3

Economy

RICHMARSEV LEIWAKABESSY TERPILIH MENJADI  BEST EMPLOYEE OF 1ST QUARTER 2026

Economy

Walikota Tual Minta Dukungan Bank Indonesia untuk Digital Farming dan Aplikasi Perikanan