Home / Headline

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:38 WIB

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

Jakarta, PT – PT Jasa Raharja menggelar forum diskusi bertajuk “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi” untuk membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Jasa Raharja, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Forum diskusi tersebut mempertemukan para pakar transportasi, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan guna menghimpun pandangan strategis terkait keselamatan transportasi dan pengelolaan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Sejumlah pakar transportasi hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ki Darmaningtyas bersama para akademisi serta perwakilan komunitas transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Turut hadir pula Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, serta Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, diskusi bersama para pakar transportasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran.

“Dalam pertemuan ini kami menerima banyak masukan dari para pakar transportasi. Banyak hal yang saling bersambut, termasuk penjelasan dari Bapak Kakorlantas mengenai kesiapan Operasi Ketupat Lebaran. Bagi kami di Jasa Raharja, momen ini sangat penting karena menyangkut keselamatan jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” ujar Awaluddin.

Ia menjelaskan, Jasa Raharja telah menyiapkan berbagai langkah operasional dalam program Siaga Lebaran 2026. Salah satunya dengan memobilisasi sekitar 2.000 personel yang tersebar di 29 kantor wilayah, 63 cabang, dan 38 kantor pelayanan di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Pemkot Gelar Bimtek Pencegahan Kekerasan di Sekolah

Selain itu, Jasa Raharja juga memperkuat 29 Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat, yang terdiri dari lima tim terpusat dan 24 tim yang tersebar di berbagai daerah.

Tak hanya itu, Jasa Raharja turut berkontribusi dalam 25 Pos Pelayanan Terpadu di sejumlah jalur mudik strategis serta memberikan dukungan operasional melalui 15 hibah tenda taktis untuk mendukung pelayanan selama Operasi Ketupat.

“Kami juga memperkuat sistem monitoring digital melalui integrasi data kecelakaan secara online dengan rumah sakit, serta menjalankan kegiatan edukasi dan imbauan keselamatan di sekitar 1.700 titik lokasi. Semua ini dilakukan melalui koordinasi aktif bersama stakeholder, termasuk dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelasnya.

Awaluddin menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam seluruh rangkaian kesiapan mudik.

“Harapan kami sederhana: masyarakat berangkat mudik dengan selamat dan kembali juga dengan selamat. Karena itu, keselamatan bertransportasi harus menjadi prioritas bersama seluruh pihak,” katanya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi atas inisiatif Jasa Raharja yang menghadirkan forum diskusi bersama para pakar transportasi dan akademisi.

Baca Juga  PT Jasa Raharja Paparkan Persiapan Menghadapi Idulfitri 2025 Sekaligus Umumkan Program Mudik Gratis

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Dirut Jasa Raharja yang telah mengundang kami bersama para pakar transportasi dan akademisi untuk mendapatkan saran dan masukan. Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan momentum sosial dan spiritual selama Ramadan hingga Idulfitri berjalan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh skenario pengamanan mudik telah disiapkan secara kolaboratif oleh berbagai pihak.

“Kami siap menjaga masyarakat yang berangkat mudik hingga sampai tujuan dan kembali dengan selamat. Sederhana saja: berangkat selamat, pulang juga selamat. Skenario pengamanan di jalan tol, jalan arteri, penyeberangan, tempat wisata hingga tempat ibadah telah dikolaborasikan. Kata kunci dari Operasi Ketupat adalah keselamatan, kolaborasi, dan sinergitas,” kata Agus.

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut juga menjadi ruang bagi para pakar transportasi untuk memberikan berbagai masukan strategis guna memperkuat langkah operasional di lapangan. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, akademisi, dan para pemangku kepentingan transportasi, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Sambut Ramadhan Pertamina Pastikan Penyaluran Minyak Tanah dalam Kondisi Aman

Headline

Danrem 151/Binaiya Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Keamanan dan Kesejahteraan Masyarakat Maluku

Headline

Pendataan Pengguna Pertalite dengan QR Code, Upaya Pertamina Patra Niaga Wujudkan Subsidi Tepat

Headline

Prioritaskan Implementasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022, BPJS Kesehatan Gelar Forum Komunikasi 

Headline

Tokoh Pemekaran SBB Menyebut, Pemindahan Program Nasional MIP Oleh Gubernur Maluku ke Pulau Ambon Tidak Prosedural

DPRD Maluku

DPRD Maluku Gelar Rapat Paripurna Pidato Perdana Gubernur Maluku 2025-2030 & Serah Terima Jabatan 

Headline

HUT Ke-54, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dan Kantor SAR seluruh Indonesia lanksanakan giat Tasyakuran

Headline

Dukung Proyek Strategis Nasional Blok Abadi Masela, Pelindo – MEA Teken MoU