Home / Headline

Senin, 7 September 2026 - 07:38 WIB

Alami mati mesin dan terombang-ambing, lima nelayan Maluku Tenggara berhasil dievakuasi

Tual, PT – Sebanyak lima orang nelayan asal Maluku Tenggara yang dilaporkan mengalami mati mesin dan terombang-ambing disekitar Perairan antara Pulau Ler dan Pulau Ngodan berhasil dievakuasi dengan selamat. Minggu, 6/9/2026.

Usai menerima informasi kondisi membahayakan jiwa manusia itu dari Bapak Rahmat Saleh, Tim Rescue Pos SAR Tual langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan RIB dengan jarak -+14,28 Nautical Mile dan Heading 289° arah Barat dari Pelabuhan PPN Tual.

Longboat naas tersebut akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan sekitar pukul 17.02 wit masih disekitar lokasi kejadian. Seluruh penumpang dalam keadaan dan langsung dievakuasi bersama menuju Kota Tual guna diserahkan kepada pihak keluarga.

Guntur Mohan Mewar selaku Dantim Ops SAR menyampaikan “Kami terima informasi ini sekitar pukul 15.50 wit dari Pak Rahmat selaku keluarga.

Baca Juga  Grand Opening Mie Gacoan Ambon Rijali Resmi Dibuka, Serap Tenaga Kerja dan Dorong Ekonomi Lokal

Dalam laporannya dijelaskan, kelima nelayan tersebut adalah warga Desa Fiditan, Kota Tual yang pergi melaut menggunakan longboat sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 wit. Kelima nelayan tersebut diketahui pergi menuju spot mancing di sekitar perairan Pulau Ler dan Pulau Ngodan, Kabupaten Maluku Tenggara.

Guntur menambahkan, Mereka sebenarnya sudah dalam perjalanan pulang Usai aktivitas memancing sekitar pukul 15.30 wit. namun dalam perjalanan longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan tak dapat melanjutkan perjalanan kembali. Alhamdulillah setelah dilaporkan dan diteruskan ke Pos SAR Tual dan dilaksanakannya Operasi SAR, seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga  Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

Data korban:
1. Rahmat Saleh L/32
2. Tamiruddin L/40
3. Nawir L/36
4. Kamarudin L/43
5. Sahar Renuat L/41

Operasi SAR melibatkan Unsur dari Tim Rescue Pos SAR Tual serta keluarga korban.

Alut dan Palsar yang digunakan diantaranya RIB Pos SAR Tual dan Rescue Car.

Data Cuaca dilapangan dilaporkan Berawan, Angin Barat Laut hingga Barat kecepatan 20 Knots, dan tinggi gelombang 1,25 Meter.

Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Anggota DPD RI Kungker ke Dinas Pendidikan, Singerin : Beri Motivasi Majukan Pendidikan di Maluku

Headline

Jasa Raharja Maknai Keselamatan sebagai Salah Satu Wujud Kemerdekaan

Headline

LEWERISSA AJAK BUPATI WALIKOTA SE-MALUKU, SAMAKAN PERSEPSI BANGUN MALUKU

Headline

The Jasfren Ride: Jasa Raharja Ajak Masyarakat Berkendara Aman, Berbagi, dan Peduli Keselamatan

Headline

Longboat Mati mesin disekitar perairan antara P. Hatta dan Desa Dender Banda Besar

Headline

KAJATI MALUKU MENGHADIRI SEMINAR NASIONAL MENJELANG HARI LAHIR KEJAKSAAN KE-80

Headline

Melky: Tempat Wisata Alami di Maluku Belum Dikelola Secara Industri untuk Tingkatkan PAD

Headline

KAJATI MALUKU PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA