Home / Economy

Jumat, 19 September 2025 - 13:26 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Pastikan Sarfas dan Layanan Aman Pasca Gempa Magnitudo 6.6

Nabire, PT- Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku kembali lakukan pelayanan kepada masyarakat setelah melakukan pengecekan seluruh sarfas di Nabire pasca gempa magnitudo 6.6 pada pukul 03.19 WIT dan gempa susulan pada pagi harinya pukul 7.53 WIT.

Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi mengatakan, setelah gempa tim di lapangan langsung melakukan pengecekan sarana dan fasilitas penyaluran energi utama di Nabire untuk memastikan semuanya dalam kondisi aman.

“Sekitar pukul 4 WIT, kondisi Fuel Terminal Nabire dinyatakan dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan, begitu juga dengan Aviation Fuel Terminal (AFT) Mozes Kilangin dan AFT Douw Aturure, saat ini sarfas sudah dicek dan semua dalam kondisi baik siap menyalurkan BBM dan Avtur. Sebagai antisipasi, hari ini kami akan cek berulang untuk memastikan kembali kondisi seluruh sarfas,” jelas Bramantyo.

Baca Juga  Gubernur Maluku Diminta Ajukan Pembebasan Efisiensi Anggaran ke Presiden Prabowo

Stok di FT Nabire per tanggal 19 September untuk seluruh produk juga dalam kondisi baik. Tercatat stok Avtur diatas 12 hari, Solar 21 hari, Pertalite diatas 8 hari, dan Pertamax 13 hari.

Untuk penyaluran di lembaga penyalur, Pertamina Patra Niaga saat ini juga tetap mengoperasikan 5 SPBU reguler, 20 SPBU non reguler, 21 Pertashop, dan 4 Agen Minyak Tanah (AMT) dengan normal. Untuk memastikan keamanan layanan kepada masyarakat, saat ini tim Sales Area Manager Papua Tengah sudah berkeliling memeriksa seluruh kondisi sarfas lembaga penyalur yang terdampak gempa dinihari dan pagi ini.

Baca Juga  Indosat Ooredoo Hutchison Catatkan Kinerja Unggul di 2024, Laba Bersih Tumbuh 38,1% dan Peningkatan EBITDA 10,2%

“Dari laporan awal, sarfas SPBU juga dalam kondisi aman sehingga layanan kepada masyarakat tetap dilanjutkan. Meski demikian, kami akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan jika memang dari hasil pemeriksaan terdapat kondisi tidak aman, operasi SPBU akan dihentikan sementara sampai kondisi aman untuk melayani masyarakat. Masyarakat tidak perlu khawatir, stok dalam kondisi aman, dan seluruh SPBU masih beroperasi seperti biasanya melayani kebutuhan BBM sehari-hari,” tutup Bramantyo.

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku saat ini terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait mengenai kondisi penyaluran energi di Nabire. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyaluran di Nabire, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Pemkot Ambon Lanjutkan Safari Natal 2025 di Desa Kilang, Leitimur Selatan

Economy

OJK Maluku Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan di SBB

Economy

BI Maluku Dorong Ekonomi Berkelanjutan dan Kendali Inflasi 2025-2026

Economy

NTP Maluku Turun 0,37 Persen pada April 2025, Subsektor Perikanan dan Tanaman Pangan Alami Penurunan Tajam

Economy

Kolaborasi Bersama, Lantamal IX Dukung Bank Indonesia Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2024

Economy

Wali Kota Makassar Terima Pengurus DPP Molucass Movement Generation 

Economy

Zest Laundry Gelar Morning Tea Bersama Pimpinan Perbankan di Ambon, Pererat Sinergi Dunia Usaha 

Economy

SAMBANGI GUDANG BULOG, VANATH PASTIKAN STOK BERAS TERSEDIA SAMPAI LEBARAN