Ambon,Pusartimur.com – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku, M. Latif, melakukan audiensi dengan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, guna membahas berbagai strategi dalam memperkuat perekonomian daerah. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku ini menyoroti berbagai isu ekonomi, termasuk stabilitas keuangan, inflasi, serta dukungan terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Senin, 10 Maret 2025.
Dalam pertemuan tersebut, M. Latif menyampaikan komitmen BI dalam menjaga stabilitas ekonomi Maluku melalui berbagai program, seperti pengendalian inflasi, digitalisasi sistem pembayaran, serta penguatan sektor riil. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara BI dan Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami terus berupaya untuk menjaga kestabilan harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk dukungan terhadap UMKM dan pengembangan ekonomi berbasis digital,” ujar M. Latif.
Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menyambut baik langkah-langkah yang diambil BI dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam memperkuat sinergi dengan BI guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang erat antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Maluku dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pembangunan daerah,” kata Gubernur Lewerissa.
Selain membahas inflasi dan penguatan sektor keuangan, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya inklusi keuangan dan edukasi ekonomi bagi masyarakat Maluku. BI Maluku berencana untuk terus meningkatkan literasi keuangan melalui berbagai program edukasi dan pendampingan bagi pelaku usaha serta masyarakat luas.
Dengan adanya sinergi antara BI dan Pemerintah Provinsi Maluku, diharapkan perekonomian daerah dapat terus tumbuh secara stabil, serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. (PT)










