Home / Economy

Selasa, 25 Februari 2025 - 22:34 WIB

Disperindag Ambon – BI Maluku Sosialisasikan Digitalisasi Sistem Pembayaran Bagi Pedagang Kuliner dan Takjil

Ambon, Pusartimur.com – Pahami sistem pembayaran secara digital dengan non tunai, Bank Indonesia Provinsi Maluku bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon menggelar sosialisasi digitalisasi sistem pembayaran bagi para pedagang kuliner dan takjil.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Kota Ambon, Selasa 25 Februari 2025, serta dihadiri  oleh Kepala Disperindag Kota Ambon, Josias P. Loppies, Deputi Kepala Perwakilan BI Maluku, Dicky Rachmat Afriyanto, serta Analis BI, Silvester Deo.

Loppies menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan proses transaksi digital kepada para pedagang agar dapat lebih memahami dan memanfaatkannya dalam aktivitas jual beli sehari-hari.

Baca Juga  Watubun Tegaskan Proses Hukum Kematian Veronika Rahanyanat Harus Tetap Berjalan

“Saya berharap apa yang disampaikan oleh para narasumber dapat menjadi perhatian dan semoga sosialisasi ini dapat ditindaklanjuti jika bermanfaat,” ujar Loppies.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Maluku, Dicky Rachmat Afriyanto, menegaskan salah satu tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga stabilitas nilai rupiah. Hal ini dilakukan melalui pengelolaan stabilitas moneter, sistem keuangan, serta sistem pembayaran.

Ia menambahkan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi pembayaran dan mempermudah masyarakat dalam bertransaksi secara non-tunai.

“Kami mengajak masyarakat atau pedagang agar menyimpan uang di bank sehingga tidak menyimpan uang sendiri di rumah yang tentunya akan berisiko,” ujarnya.

Baca Juga  Semarakkan HUT RI Ke-79, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Gelar Pasar Murah di Ring 1 Jayapura

Sebagai tahap awal, sosialisasi ini menyasar para pedagang kuliner malam di Jalan Yos Sudarso dan depan Maluku City Mall (MCM), serta para penjual takjil di depan Masjid Raya Al-Fatah. Ke depannya, program ini akan diperluas hingga mencakup seluruh pedagang pasar di Kota Ambon.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pedagang semakin terbiasa dengan sistem pembayaran digital yang lebih aman, praktis, dan efisien, serta dapat meningkatkan inklusi keuangan di Kota Ambon,” tandasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

BI Maluku Gelar LEKAS, Dorong Perluasan Penggunaan QRIS di Kalangan Mahasiswa

Economy

Momentum Hari Lahir Pancasila, Jasa Raharja Perkuat Peran sebagai Wujud Kehadiran Negara

Economy

OJK MALUKU LUNCURKAN “DESAKU CAKAP KEUANGAN” DI NEGERI TIAL

Economy

Oktober 2024, Maluku Alami Inflasi Sebesar 0,65 Persen

Economy

Perluas Digitalisasi Unconventional, BI Adakan QRIS Jelajah Indonesia di Rutong

Economy

Sisa Kuota Tak Lagi Terbuang: SIMPATI Hadirkan Akumulasi Kuota, Bikin Internetan Bareng Telkomsel Lebih Worth it!

Economy

OJK-Polda Maluku Kolaborasi Bernatas Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal

Economy

Program Apreasiasi Wajib Pajak Patuh, Berpeluang Dapat Emas