Home / Uncategorized

Sabtu, 23 November 2024 - 19:34 WIB

LEKRANSY: PENTING! DIGITAL MARKETING DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI PELAKU UMKM KOTA AMBON

Ambon, Pusartimur.com- Kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal menjadi konsep besar yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, guna meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra, yang juga Plt. Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Ambon, Ronald H. Lekransy dalam arahannya pada Sosialisasi Literasi, Branding, Digital Marketing serta Public Speaking yang digelar Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo RI, Sabtu (23/11/24) di Walang Sagu Cempaka.

“Komitmen kita mengembangan ekonomi berbasis keluarga. Dalam RPJP kota Ambon maka skenario jangka panjang membangun kemandirian ekonomi berbasis sumberdaya lokal,” ujar Lekransy.

Dikatakan, untuk mendukung konsep itu Pemkot Ambon sudah ada pada jalur yanng benar, dengan nilai kesiapan digital mencapai 63,23 persen dengan level kematangan “Survival”
“Infrastruktur digital kola ambon siap, untuk bangun konsep ekonomi berbasis digital,” imbuhnya.

Baca Juga  Pemkot Ambon Gelar Assessment dan ProASN untuk Pengisian Jabatan Eselon II

Lekransy mengatakan, dalam Konsep Smart City, pada dimensi Smart Economy, yang didalamnya mendorong kegiatan pengembangan UMKM berbasis digital.

Dalam kaitan itu Pemerintah terus membuka kesempatan berusaha, kemudahan perijinan, melatih SDM Wira Usaha, kemudahan modal usaha dan mendorong kunjungan pariwisata.

“Selain itu ada Smart Branding yaitu pengembangan Ambon City Of Music, yang berimplikasi pada Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga akan terus di dorong,” ujarnya.

Kepada para penggiat Ekosistem Digital BAKTI di sektor UMKM dan Pariwisata, Lekransy mengajak untuk dapat terus mengembangkan usahanya, dengan mengelola produk lokal demi mewujudkan ambon yang tangguh dalam aspek ekonomi dan pariwisata lewat transformasi digital.

Baca Juga  Dugaan Penyelewengan DD/ADD Negeri Tuhaha, Inspektorat Malteng Dinilai Lalai

“Pemkot punya 28 titik Wifi Station, ini bentuk komitmen Pemkot untuk pengembangan produk, pemasaran, sehingga kita dapat berkompetisi untuk pemasaran lebih luas, kita punya e-katalog yang dapat digunakan oleh para penggiat UMKM dan pariwisata,” tandasnya.

Sementara itu Staf Divisi Masyarakat, BAKTI Kominfo Evita Yuniar, menjelaskan bahwa pihaknya sejak tahun 2019 telah melaksanakan program Solusi Ekosistem Ekonomi digital dengan berbagai pelatihan dan Workshop yang mengahasilkan 200.000 alumni.

“Untuk memberdayakan alumni tersebut maka telah dibentuk komunitas penggiat ekosistem digital yang memiliki tugas untuk menjadi champion ekosistem digital denga melakukan sosialisasi dengan harapan adanya keberlanjutan terhadap ekosistem digital,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Jelang Kunjungan Kemenparekraf RI, Pemneg Laha Antusias Tangani Sampah

Uncategorized

Wapres Gibran Disambut Meriah di Pasar Mardika

Uncategorized

Warga Kampung Kolam Hative Kecil Bertemu Walikota Ambon, Dapat Kepastian Penanganan Banjir Rob di Tahun 2026

Uncategorized

Bahas Kebijakan Santunan, Jasa Raharja Gelar FGD

Uncategorized

Besok, Pemkot Mulai Safari Ramadhan di Nusaniwe

Uncategorized

Seruan Damai Uskup Diosis Amboina Mgr. Seno Ngutra

Uncategorized

Resepsi HUT ke-45 AMGPM Ranting Cristy Natalia: Momentum Refleksi dan Pengabdian

Uncategorized

Kominfo Maluku Matangkan Persiapan Launching “Lawamena Satu Data”, Dorong Integrasi Data untuk Perencanaan dan Investasi