Home / Economy

Jumat, 4 Oktober 2024 - 08:46 WIB

NTP Maluku September 2024 Turun Sebesar 1,89 Persen

Ambon, Pusartimur.com- Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

“Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada September 2024 sebesar 98,04 atau turun 1,89 persen dibanding Agustus 2024 yang tercatat sebesar 99,93,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaelapia dalam rilisnya belum lama ini.

Baca Juga  OJK Optimistis Kinerja Sektor Jasa Keuangan 2025 Tetap Positif, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Dikatakan, Penurunan NTP disebabkan oleh indeks harga hasil produksi pertanian (It) yang tercatat turun
sebesar 1,99 persen dan penurunan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang tercatat sebesar 0,10 persen.

Pada September 2024 Provinsi Maluku berada di urutan ke-38 dari 38 provinsi dengan NTP sebesar 98,04.

Baca Juga  Ribuan Hadiah Menanti! Tri Kembali Gelar Kebut Hadiah BombasTri

“NTP tertinggi terjadi di Provinsi Bengkulu sebesar 190,15; sementara
NTP terendah terjadi di Provinsi Maluku sebesar 98,04,” akuinya.

Selain itu, Tercatat seluruh subsektor mengalami penurunan NTP, yaitu subsektor tanaman pangan (-0,98 persen), subsektor hortikultura (-1,85 persen), subsektor tanaman
perkebunan rakyat (-2,73 persen), subsektor peternakan (-0,98 persen), dan subsektor perikanan (-1,01 persen). (PT-01).

Share :

Baca Juga

Economy

Bank Indonesia Maluku Dukung Program MBG, Jaga Inflasi Pangan Tetap Stabil

Economy

OJK Terima Daftar 21 Koperasi Open Loop dari Kemenkop Sesuai Amanat UU P2SK

Economy

Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Tambah Suplai 90 Ribu Liter Minyak Tanah untuk Kebutuhan Masyarakat Kota Tual Jelang Natal & Tahun Baru

Economy

Integrated Terminal Wayame – Kelompok Program Kampung Iklim Dusun Keranjang Tanam 500 Bibit Pohon

Economy

Wali Kota Ambon Apresiasi Kegiatan Penanaman Jagung Serentak di Kawasan Perhutanan Sosial

Economy

Hardiknas 2025, Matitaputty:  Momentum Menguatkan Muatan Lokal Sebagai Jalan Menuju Ekonomi Kreatif dan Jiwa Kewirausahaan

Economy

Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

Economy

Disperindag Ambon Pastikan Stok Minyak Tanah Aman Menjelang Natal dan Tahun Baru