Home / Headline

Senin, 2 November 2026 - 09:01 WIB

Kecelakaan Truk Molen di Bekasi, 6 Orang Meninggal Dunia, Jasa Raharja Pastikan Santunan Korban

BEKASI, PUSARTIMUR.COM – PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat memberikan pelayanan kepada para korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk molen di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, enam orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia serta berharap para korban luka-luka segera pulih. Ia menegaskan, Jasa Raharja berkomitmen memberikan perlindungan dasar kepada seluruh korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sejak menerima informasi kejadian, petugas kami telah bergerak melakukan koordinasi dengan kepolisian dan rumah sakit untuk memastikan pendataan serta proses penjaminan korban berjalan dengan baik,” ujar Awaluddin.

Sebagai tindak lanjut, petugas Jasa Raharja Cabang Bekasi mendatangi lokasi kejadian bersama Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Polres Metro Bekasi Kota. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai identitas korban serta mendukung kelengkapan dokumen laporan kepolisian.

Baca Juga  Yasarini Pengurus Cabang Lanud Pattimura Gelar Acara Syukuran HUT ke-37 Yayasan Ardhya Garini

Petugas Jasa Raharja juga melakukan kunjungan dan koordinasi dengan sejumlah fasilitas kesehatan, yakni RSUD Kota Bekasi, RS Juwita, dan RS Siloam Sepanjang Jaya, tempat para korban mendapatkan penanganan medis.

Langkah tersebut bertujuan mendata para korban, memastikan kepastian jaminan biaya perawatan, serta memberikan informasi kepada keluarga mengenai hak perlindungan yang dapat diterima.

Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964, ahli waris yang sah dari korban meninggal dunia berhak menerima santunan sebesar Rp50 juta. Sementara itu, korban luka-luka memperoleh jaminan biaya perawatan maksimal Rp20 juta per orang, yang dibayarkan langsung kepada rumah sakit tempat korban menjalani perawatan.

“Yang paling utama, kami memastikan korban mendapatkan penanganan dan keluarga memperoleh informasi serta pendampingan yang diperlukan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pelayanan kepada korban dapat berjalan cepat, tepat, dan sesuai ketentuan,” tambah Awaluddin.

Baca Juga  Menteri Perhubungan, Kakorlantas Polri, dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Tinjau Command Center KM 29 Sekaligus Doa Bersama untuk Kelancaran Operasi Ketupat 2025

Jasa Raharja akan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan fasilitas kesehatan untuk memastikan proses pendataan, penerbitan dokumen pendukung, serta penyaluran santunan dan jaminan biaya perawatan bagi korban yang berhak dapat terlaksana sesuai ketentuan.

Selain itu, Jasa Raharja mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas, dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan kehati-hatian setiap pengguna jalan,” tutup Awaluddin.

Catatan redaksi: Sebelum berita diterbitkan, pastikan kembali jumlah korban, lokasi rumah sakit, serta ketentuan santunan dan jaminan biaya perawatan berdasarkan informasi resmi Jasa Raharja. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

DAMPAK ERUPSI GUNUNG ANAK KRAKATAU, 8 PENERBANGAN RUTE JAKARTA DI BANDARA PATTIMURA DIBATALKAN

Headline

Persoalan Penarikan dan Penjualan Mobil PT Adira Dilaporkan ke Polda Maluku, Onemus: Saya Diminta Bawa Bukti untuk Diproses

Headline

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026 Berkat Transformasi Digital Layanan

Headline

Pelayanan Samsat Tanpa Antre, Tim Pembina Samsat Nasional Hadirkan SIGNAL KIOSK Modern

Headline

Longboat berpenumpang 14 orang tenggelam, 13 selamat, 1 meninggal dunia

Headline

Gelar RUPS, Jasa Raharja Setor Dividen Rp1,1 Triliun ke Negara

Headline

Capaian Program Prioritas GTK: Penguatan Kompetensi Hingga Kesejahteraan Guru

Headline

Ketum DPP PJS Minta Janji Kapolri Usut Pengancaman Wartawan