Home / Kota Ambon

Jumat, 11 September 2026 - 13:06 WIB

Wattimena: Pejabat Pemkot Ambon Harus Berintegritas dan Bekerja Sesuai Tupoksi

oplus_0

oplus_0

AMBON, PT-  Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan pengangkatan pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Ambon dilakukan secara objektif, selektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hal tersebut disampaikannya dalam arahan di pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkup Pemerintah Kota Ambon tahun 2026, Jumat (11/9/2026) di Pattimura Park.

Menurutnya  penataan birokrasi menjadi salah satu bagian penting dari 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon. Pemerintah berkomitmen membangun birokrasi yang memiliki kapasitas, andal, berintegritas, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Dalam mengangkat dan menempatkan para pejabat, kami berupaya seobjektif mungkin sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Bodewin.

Ia menjelaskan, proses pengisian jabatan tidak dilakukan berdasarkan kepentingan pribadi maupun kedekatan, tetapi mempertimbangkan kapasitas dan kebutuhan organisasi.

Baca Juga  GOLF BARENG FORKOPIMDA MALUKU: PERERAT SILATURAHMI MELALUI OLAHRAGA MENUJU “PAR MALUKU PUNG BAE”

Ia  menekankan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki peran penting dalam mengusulkan pejabat karena mereka merupakan pimpinan yang bekerja sehari-hari bersama para pegawai.

“Tidak ada yang diangkat tanpa melalui usulan kepala dinas. Para pimpinan OPD lebih mengetahui keberadaan, kapasitas, dan siapa yang tepat menduduki jabatan tersebut,” ujarnya.

Ia menyebut pendekatan tersebut merupakan bagian dari upaya menerapkan sistem berbasis merit dalam penataan birokrasi. Dengan menempatkan aparatur sesuai kompetensi dan jabatan yang tepat, mesin birokrasi diharapkan dapat bekerja lebih efektif untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga mengatakan pengisian jabatan administrator dan pengawas dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat pemerintahan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal.

Dengan dilantiknya pejabat baru, menurutnya, tidak ada lagi alasan suatu OPD tidak dapat bekerja optimal karena kekurangan pejabat atau jabatan yang belum terisi.

Baca Juga  Kejati Maluku Periksa Tiga Saksi Kasus Korupsi BRI dan Proyek Jalan Namlea, Terima Barang Bukti Rp100 Juta

“Semua sudah terisi. Masing-masing dinas harus bertanggung jawab. Kalau bapak ibu bekerja dengan baik, pasti akan kami berikan apresiasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses pengangkatan pejabat telah melewati tahapan sesuai ketentuan, termasuk bagi jabatan yang membutuhkan rekomendasi atau pertimbangan teknis dari instansi terkait.

Ia  mencontohkan pengisian jabatan tertentu di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang harus melalui mekanisme dan rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri serta proses di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Tidak ada lagi persoalan dalam proses pengangkatan. Kita melakukannya dengan sebaik mungkin, menempatkan orang pada tempatnya supaya mesin birokrasi ini bisa bergerak cepat,” katanya. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Dorong Ekosistem UMKM,  Walikota Ambon Tegaskan Penataan Ruang dan Partisipasi Warga Jaga Lingkungan

Kota Ambon

Kick Off Gernas BBI BBWI 2024 “Maluku Mendunia”, Sadali : Tingkatkan Kemampuan Produksi UMKM

Kota Ambon

Wali Kota Ambon Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat Untuk Hutan Adat Hutumuri dan Hukurila

Kota Ambon

Kasrem 151/Binaiya Pimpin Upacara Bendera 17an, Bacakan Amanat Panglima TNI

Kota Ambon

Pemkot Lepas 32 Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional XII 2026, Pesan Jaga Nama Baik Kota Ambon

Kota Ambon

Pemkot Ambon Lepas 461 Jemaah Haji

Economy

Wali Kota Ambon dan Bank Indonesia Luncurkan Zona Pembayaran Digital di 3 RTP, Dorong Inklusi Keuangan UMKM

Kota Ambon

Berkat Awal Tahun bagi Pemkot Ambon, BPBD Terima Hibah Mobil Tangki dari BNPB RI