AMBON, PT – Anggota DPRD Kota Ambon, Lucky Upu Latu Nikijuluw, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Ambon 2026 yang dinilai memiliki nilai penting bagi masyarakat serta dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Ambon.
Lucky menilai, kegiatan yang telah berlangsung selama puluhan tahun tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan masyarakat Kota Ambon.
“Sebagai wakil rakyat, kami perlu memberikan apresiasi kepada Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Kota Ambon yang telah melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya di Gong Perdamaian, Sabtu (5/9/2026)
Menurutnya, kegiatan LGJI yang telah berlangsung sejak era 1980-an memiliki sejarah panjang dan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Ambon.
Selain mempererat persaudaraan, LGJI juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, serta kemampuan baris-berbaris masyarakat.
“Kegiatan ini sudah berlangsung kurang lebih hampir 45 tahun sejak tahun 1980-an. Ini bukan hanya soal baris-berbaris, tetapi juga bagaimana kita memupuk kebersamaan dan persatuan orang-orang bersaudara di Kota Ambon,” katanya.
Lucky juga menilai LGJI Ambon memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi agenda yang lebih besar, bahkan masuk dalam agenda nasional sebagai salah satu kegiatan khas Kota Ambon.
Ia menyebutkan, kegiatan tersebut juga memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi daerah karena melibatkan berbagai pelaku usaha, termasuk UMKM.
“Dari sisi ekonomi, ada perputaran keuangan yang terjadi di Kota Ambon. Belum lagi UMKM yang turut terlibat dalam kegiatan ini,” jelasnya.
Karena itu, Lucky mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk menyambut dan menjaga momentum pelaksanaan LGJI agar dapat terus berlangsung secara berkelanjutan.
Ia berharap ke depan semakin banyak komunitas dan kelompok masyarakat yang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, baik kategori anak-anak, remaja maupun dewasa.
“Kami berharap masyarakat Kota Ambon dapat menyambut dan menjaga momentum ini dengan baik, sehingga ke depan LGJI dapat terus berlangsung dengan baik dan semakin banyak komunitas yang terlibat,” tuturnya.
Lucky juga mengingatkan panitia dan dewan juri agar menjaga netralitas serta objektivitas selama pelaksanaan lomba. Menurutnya, proses penilaian yang transparan dan adil sangat penting untuk menghasilkan prestasi yang positif.
“Kami berharap panitia dan dewan juri dapat menjaga netralitas, sehingga hasil dari kegiatan ini benar-benar memberikan output yang positif,” pungkasnya.
Dengan sejarah panjang, keterlibatan masyarakat, serta dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan, LGJI Ambon 2026 dinilai memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai salah satu agenda budaya dan olahraga masyarakat yang menjadi ciri khas Kota Ambon. (PT)








