Home / Economy

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:24 WIB

BI Maluku dan Sinode GPM Perkuat Edukasi CBP Rupiah, Surya Alamsyah: Gereja Miliki Peran Strategis Bangun Kesadaran Masyarakat

AMBON, – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Maluku bersama Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) resmi menandatangani Joint Statement sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat edukasi program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat melalui komunitas gereja. Program ini diwujudkan melalui gerakan Marinyo CBP Rupiah yang diharapkan mampu menjangkau jemaat hingga ke pelosok Maluku.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Maluku, Surya Alamsyah, mengatakan kolaborasi dengan Sinode GPM merupakan langkah strategis untuk memperluas literasi masyarakat mengenai pentingnya memperlakukan Rupiah secara baik sebagai simbol kedaulatan negara.

“Melalui sinergi ini, kami berharap gereja dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan edukasi CBP Rupiah sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya mencintai, membanggakan, dan menggunakan Rupiah dengan benar,” ujar Surya Alamsyah di Kantor Sinode GPM  Maluku, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga  Dorong Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Jasa Raharja Lakukan Pembinaan dan Evaluasi GCG di Kanwil NTT

Sementara itu, Ketua Sinode GPM, Pdt. Sacharias Izack Sapulette, S.Th., M.Si., menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, gereja memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung program-program kebangsaan yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Sinode GPM siap mendukung edukasi CBP Rupiah kepada seluruh jemaat. Melalui pelayanan gereja, kami ingin membangun kesadaran bahwa memperlakukan Rupiah dengan baik bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap simbol kedaulatan bangsa,” kata Pdt. Sacharias Izack Sapulette.

Baca Juga  Peluncuran Buku "Konsep dan Dampak JKN" untuk Masa Depan UHC

Kerja sama tersebut akan diimplementasikan melalui berbagai kegiatan, antara lain sosialisasi CBP Rupiah kepada jemaat, Training of Trainers (ToT) bagi pengurus dan pelayan gereja, serta penyediaan contoh amplop dan kotak persembahan yang mendukung kebiasaan memperlakukan Rupiah secara layak.

Melalui kolaborasi ini, Bank Indonesia dan Sinode GPM berharap gerakan Marinyo CBP Rupiah dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya masyarakat yang semakin mencintai, membanggakan, dan memahami Rupiah sebagai mata uang Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Share :

Baca Juga

Economy

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi

Economy

Berangkatkan 16.500 Peserta Mudik Gratis Kereta Api, Jasa Raharja Hadirkan Fasilitas Khusus bagi Disabilitas

Economy

Audiensi Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku dengan Ombudsman Perwakilan Maluku

Economy

Zest Laundry Resmi Hadir di Ambon,  Layanan Laundry Modern Berstandar Internasional dari Swiss-Belhotel

Economy

Perkenalkan, Garda Terdepan Pertamina Patra Niaga yang Tetap Melayani Sepenuh Hati Pada Masa Liburan

Economy

Harga BBM Per 1 November, Edi Mangun : Pertamax Tidak Ada Perubahan Harga

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Pastikan Sarfas dan Layanan Aman Pasca Gempa Magnitudo 6.6

Economy

SUKSES KAWAL ARUS MUDIK DAN BALIK, BANDARA INTERNASIONAL PATTIMURA AMBON RESMI TUTUP POSKO TERPADU LEBARAN 1447H/2026M