Home / Headline

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:36 WIB

Hari ketiga pencarian, seorang warga asal Kepulauan Tanimbar ditemukan Tim SAR Gabungan meninggal dunia

Ambon, PT  – Tak sampai seminggu, kondisi membahayakan jiwa manusia dalam kasus yang sama kembali terjadi di sekitar Perairan Kepulauan Tanimbar. Usai Pos SAR Saumlaki dan Unsur Gabungan menyelesaikan operasi SAR beberapa hari yang lalu tepatnya di tanggal 26/7 pada kasus terhadap warga Desa Alusi Kelaan yang tenggelam saat menyelam mencari ikan, kini terjadi lagi kasus serupa yang menimpa warga Desa Kabiarat, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Korban bernama Yoseph Atajalim berusia 15 tahun berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Ops SAR hari ketiga Kamis 30/7 dengan kondisi meninggal dunia disekitar Pesisir Pantai Desa Kabiarat. Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 10.00 wit dan langsung dievakuasi bersama menuju kediaman korban untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Wahyunan Samal selaku Koordinator Pos SAR Saumlaki menyampaikan, ” Kami Pos SAR Saumlaki beserta Unsur Gabungan kembali berhasil menyelesaikan Operasi pencarian terhadap salah seorang warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang mengalami tenggelam beberapa hari yang lalu. Dua kasus yang sama tak sampai seminggu alhamdulilah berhasil dilaksanakan dengan baik secara bersama-sama dengan Unsur Gabungan dan berhasil menemukan seluruh korban.

Baca Juga  Harwan Muldidarmawan : Media Memiliki Peran Penting Hadirkan Pemberitaan yang Informatif dan Berkualitas Selama Periode Mudik Idulfitri 2025

Awalnya untuk laka laut ini kami terima laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Kabiarat di tanggal 28/7 sekitar pukul 10.55 wit.

Disampaikan bahwa, dua orang warga Desa Kabiarat Luis Batseran dan Yoseph Atajalim pada tanggal 27/7 sekitar pukul 16.00 wit diketahui pergi mencari kerang laut dan menyelam mencari ikan pada arah yang berbeda disekitar Perairan Desa tersebut. Namun hingga sekitar pukul 5 sore hanya Luis yang diketahui berhasil kembali Pulang kerumah namun tidak dengan Yoseph.

Yoseph diduga tenggelam saat menyelam mencari ikan. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada warga setempat untuk melakukan upaya pencarian pertama. Namun hingga Ops SAR hari pertama dan kedua dilaksanakan, korban baru berhasil ditemukan pada Operasi SAR hari ketiga dalam keadaan meninggal dunia dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga  Tim Kejari Ambon Geledah Puskesmas di Saparua, Sejumlah Dokumen Penting Disita

Data korban:

Yoseph Atajalim 15/L

Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur Potensi diantaranya, Pos SAR Saumlaki, Polairud Polda Maluku, Polres Saumlaki, Bhabinkamtibmas Desa Kabiarat, BPBD Saumlaki, dan Masyarakat Desa Kabiarat.

Alut dan Palsar yang digunakan diantaranya, Rescue Car, Rubber Boat, dan AquaEye.

Cuaca dilapangan dilaporkan berawan, angin tenggara kecepatan 25 knot, dan tinggi gelombang 2,5 meter.

Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Sinergi Forum Komunikasi Lalu Lintas, Tekan Angka Kecelakaan Dan Fatalitas Korban

Headline

Rakornas Samsat 2026, Jasa Raharja Dorong Integrasi Data untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

Headline

Yeremias: Blok Masela Harus Jadi Momentum Kebangkitan SDM Maluku, Bukan Sekadar Proyek Investasi

Headline

KODAERAL IX TERIMA KUNJUNGAN EDUKATIF SISWA SMP KALAM KUDUS AMBON

Headline

PT Jasa Raharja Dukung Sinergi Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan BUMN Sektor Transportasi dalam Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025

Headline

Gubernur Lantik Tiga Penjabat Daerah di Maluku

Headline

Wali Kota Ambon  Tinjau Lokasi Longsor di Batu Merah dan Batu Koneng

Headline

AVIATION SECURITY BANDARA PATTIMURA TINGKATKAN KEMAMPUAN BELA DIRI UNTUK MENJAGA KEAMANAN PENERBANGAN