AMBON, PT – Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Maluku periode 2025–2030 yang semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026, resmi ditunda.
Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Anos Yeremias, mengatakan penundaan tersebut dilakukan atas arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
“Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Maluku periode 2025–2030 yang semula dijadwalkan pada 15 Juli 2026 ditunda. Penundaan ini dilakukan atas arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bapak Bahlil Lahadalia, karena beliau harus melaksanakan agenda kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan, yakni mendampingi pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela,” kata Yeremias.
Menurutnya, groundbreaking Blok Masela merupakan agenda strategis nasional yang memiliki arti penting bagi ketahanan energi nasional. Proyek tersebut juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan di Provinsi Maluku.
Ia menegaskan, DPD Partai Golkar Provinsi Maluku menghormati dan mendukung sepenuhnya keputusan tersebut sebagai bentuk komitmen Partai Golkar dalam mendahulukan kepentingan bangsa dan negara.
“Jadwal pelantikan akan disampaikan kemudian setelah adanya penetapan dari DPP Partai Golkar. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, pengertian, dan dukungan seluruh kader Partai Golkar serta masyarakat Maluku,” ujarnya.
Dengan penundaan tersebut, seluruh rangkaian pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Maluku akan dijadwalkan kembali sesuai keputusan DPP Partai Golkar. (PT)









