Home / Headline

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:06 WIB

Kekayaan Plt BPKAD Maluku Jadi Sorotan, Publik Minta Transparansi dan Klarifikasi

Foto Animaai

Foto Animaai

AMBON, PT  – Informasi mengenai harta kekayaan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku, Rudy W. Ardianto, yang disebut mencapai sekitar Rp3,1 miliar menjadi perbincangan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Perhatian publik muncul karena besaran kekayaan tersebut dinilai cukup signifikan jika dibandingkan dengan jabatan definitif yang saat ini diemban sebagai Kepala Bidang Akuntansi pada BPKAD Provinsi Maluku. Selain itu, beredar informasi bahwa sebagian aset yang dimiliki berada di luar Provinsi Maluku, termasuk sebuah apartemen di Yogyakarta.

Sejumlah kalangan menilai informasi tersebut perlu diklarifikasi secara terbuka guna menghindari spekulasi di tengah masyarakat. Transparansi mengenai sumber dan kepemilikan aset dinilai penting, terutama karena yang bersangkutan saat ini memegang tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga  Rakor Pembina Samsat Tingkat Nasional 2025 Dorong Transformasi dan Sinergi Stakeholder untuk Pelayanan Publik yang Lebih Modern dan Adaptif

Pengamat tata kelola pemerintahan menilai bahwa setiap pejabat publik memiliki kewajiban melaporkan harta kekayaannya sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, apabila terdapat pertanyaan dari masyarakat, mekanisme klarifikasi dan pemeriksaan administratif dapat menjadi langkah untuk memberikan kepastian informasi kepada publik.

Publik juga berharap adanya peran pengawasan internal pemerintah daerah melalui Inspektorat Provinsi Maluku untuk memastikan seluruh proses pelaporan kekayaan pejabat daerah telah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Baca Juga  Kampung Nawaripi Gelar 10 Kegiatan Meriahkan HUT RI ke-80 di Kabupaten Mimika

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala Inspektorat Provinsi Maluku, Djasmono, terkait kemungkinan pemeriksaan reguler terhadap BPKAD Provinsi Maluku belum memperoleh tanggapan. Saat wartawan mendatangi kantor Inspektorat, staf yang berada di lokasi menyampaikan bahwa Kepala Inspektorat sedang mengikuti rapat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Inspektorat maupun Rudy W. Ardianto terkait informasi yang berkembang mengenai jumlah dan sumber kekayaan tersebut.

Masyarakat berharap adanya penjelasan resmi dari pihak terkait agar polemik yang berkembang dapat diselesaikan secara transparan, objektif, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

AIR HARAPAN DI TENGAH PULAU: KORAMIL GESER HADIR DI TENGAH KESULITAN RAKYAT

Headline

Anakotta : Pendidikan di Maluku Mempunyai PR Yang Cukup Banyak

Headline

Pemerhati Negeri Soya Desak Pemkot Ambon Netral, Amar Putusan PTUN Harus Dilaksanakan Lewat Voting 40 Mata Rumah

Headline

Pattiwaellapia Nilai Thaher Hanubun Berkapasitas Memimpin Demokrat Maluku

Headline

2 PERKARA DAPAT PERSETUJUAN RESTORATIVE JUSTICE, KAJATI APRESIASI LANGKAH JAJARANNYA

Headline

Menteri Perhubungan, Kakorlantas Polri, dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Tinjau Command Center KM 29 Sekaligus Doa Bersama untuk Kelancaran Operasi Ketupat 2025

Headline

Galian C Diduga Tanpa Izin Dipakai untuk Proyek RSUD dr. Salim Alkatiri, Material Diangkut hingga Rp650 Ribu per Truk

Headline

Tembus Kabut di Perairan Ambon, KN SAR Abimanyu Evakuasi WNA Filipina yang Alami Gejala Stroke